Depok Urutan Pertama Pelanggaran Lalu Lintas di Wilayah Polda Metro Jaya

Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:55 WIB
loading...
Depok Urutan Pertama...
Kasat Lantas Polres Metro Depok Kompol Erwin Aras Genda.Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
A A A
DEPOK - Kota Depok menjadi penyumbang tertinggi pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2020 yang digelar 22 Juli-5 Agustus 2020. Jumlah pelanggaran yang tercatat sebanyak 7.200 kasus dengan beragam jenis.

“Kota Depok menjadi penyumbang terbesar pelanggaran yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dimana didominasi oleh pelanggaran melawan arus saat ini kita tindak sekitar 2.600 pelanggaran dengan tilang, dan 4.600 teguran simpatik,” ungkap Kasat Lantas Polres Metro Depok Kompol Erwin Aras Genda, Rabu (5/8/2020).

Dia menuturkan, pelanggaran marak terjadi pada jam sibuk kerja. Banyak pengendara roda dua yang lawan arus karena tidak mau melintas lebih jauh sehingga mereka memilih untuk lawan arus. Mereka yang melanggar mayoritas adalah pekerja swasta. (Baca: Jumlah Pelanggar Aturan Ganjil Genap Menurun)

“Mayoritas pelanggar adalah laki-laki sebanyak 80%, sisanya perempuan. Kalau dilihat umur rata-rata dewasa. Tertinggi memang didominasi oleh karyawan sehingga kegiatan kami dalam hal preventif kami melakukan pembagian brosur di pabrik-pabrik di wilayah Depok dan sekitarnya termasuk kegiatan preventif sosialisasi di simpang-simpang di Kota Depok,” ujarnya.

Pelanggar di peak hour, lanjut Erwin sebanyak 70%, terjadi antara pukul 06.00-08.00 WIB. “Ini menjadi evaluasi kami khususnya, masih soal melawan arus karena kecenderungan kedisiplinan masyarakat masih rendah. Oleh karena bekerja sama dengan Pemkot bulan depan kita akan melaunching pemberlakuan tilang elektronik mengedepankan hasil kamera ETLE,” tambahnya.

Untuk kawasan yang tinggi tingkat pelanggaran lawan arus antara lain di Jalan Raya Bogor. Kemudian di Jalan Nusantara dan sekitar Jalan Siliwangi, Tole Iskandar. Untuk kawasan Margonda sendiri, sambung Erwin, sudah banyak pengendara yang patuh. Karena mereka sudah tahu kalau di ruas jalan itu adalah kawasan tertib lalulintas (KTL). “Di Margonda juga sama kita temukan lawan arus tapi presentasenya kecil karena mereka sudah mengetahui bahwa Margonda dan Juanda adalah kawasan tertib lalu lintas,” pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Rekomendasi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Berita Terkini
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved