Kasus Cacar Monyet di Jakarta Terus Bertambah, Heru: Saya Komunikasi Terus dengan Menkes

Senin, 23 Oktober 2023 - 17:28 WIB
loading...
Kasus Cacar Monyet di...
Virus cacar monyet atau monkeypox menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setelah kasusnya terus bertambah. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Virus cacar monyet atau monkeypox menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setelah kasusnya terus bertambah. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengaku terus berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes).

"Saya komunikasi terus dengan Menkes, detail kasus dan detail tracing," ujar Heru Budi usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (23/10/2023).

Baca Juga: Kasus Cacar Monyet di Jakarta Bertambah 4 Menjadi 7 Orang

Heru mengatakan sudah menugaskan jajarannya untuk aktif melakukan tracing terhadap kasus cacar monyet tersebut. "Saya tugaskan Dinas Kesehatan DKI untuk terus melakukan tracing," kata Heru.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebelumnya melaporkan terdapat tujuh kasus positif virus cacar monyet. Ketujuh pasien kini menjalani perawatan isolasi di rumah sakit.

Baca Juga: Sempat Gemparkan Dunia Tahun Lalu, Status Kedaruratan Monkeypox Akhirnya Dicabut WHO

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan, hingga pukul 10.00 WIB tadi pagi total sudah ada 8 orang positif monkeypox di Jakarta.

"Satu kasus pada Agustus 2022 sudah sembuh. Sedangkan tujuh kasus aktif sedang menjalani isolasi di rumah sakit," kata Ngabila, Senin (23/10/2023).

Ketujuh pasien dinyatakan positif terkena virus cacar monyet pada tanggal 13, 19, dan 21 Oktober 2023. Sementara terdapat 9 orang suspek atau terduga bergejala pada 20-23 Oktober 2023, dimana hasil proses pemeriksaan laboratorium PCR masih dalam proses.

"Untuk probable bergejala, belum berhasil dilakukan PCR ada satu orang dan negatif ada tiga orang," ujarnya.

Monkeypox diketahui menular melalui droplet berupa dahak atau bersin atau liur yang mengontaminasi lingkungan atau tangan, kontak kulit, kontak luka, cairan tubuh, dan kontak seksual. Masa inkubasi penyakit tersebut cukup panjang dari tertular sampai muncul gejala bisa 3-21 hari, atau tersering 6-10 hari.

Kementerian Kesehatan menyebut pasien-pasien kasus cacar monyet tersebut kemungkinan termasuk imported case karena memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.

Untuk mencegah kasus tersebut, pemerintah meminta masyarakat menjaga kebersihan diri dengan rajin memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun terutama jika sedang sakit dan bertemu orang sakit.

Kemudian menghindari kontak fisik dengan orang diduga terinfeksi virus cacar monyet dengan ciri-ciri demam, lenting isi air, luka pada kulit, ada benjolan pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, leher, selangkangan, dan lipat paha.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Rekomendasi
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Berita Terkini
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved