BEM SI Sesalkan Upaya Penghalangan Unjuk Rasa Tolak Putusan MK

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 20:42 WIB
loading...
BEM SI Sesalkan Upaya...
BEM SI menyesalkan tindakan aparat yang melakukan penggeledahan terhadap mahasiswa yang ingin menggelar aksi unjuk rasa menolak putusan MK, Jumat (20/10/2023). Foto: MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia ( BEM SI) menyesalkan tindakan aparat yang melakukan penggeledahan terhadap mahasiswa yang ingin menggelar aksi unjuk rasa menolak putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (20/10/2023).

Koordinator Media BEM SI Ragner Angga mengatakan, peristiwa penggeledahan terjadi di beberapa titik, salah satunya di Stasiun Gondangdia. BEM SI menilai perlakuan aparat kurang bijak menghalangi kebebasan mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi.

Baca Juga: Unjuk Rasa Tolak Putusan MK, Massa Mahasiswa Terus Berdatangan ke Patung Kuda

Menurut BEM SI, aparat tidak punya landasan hukum untuk menggeledah barang-barang pribadi atau privasi. BEM SI juga meminta mahasiswa untuk menolak dengan tegas jika digiring ke mobil tahanan.

Kata dia, aksi demonstrasi hari ini dilakukan sebagai protes keras mahasiswa atas putusan MK yang memberikan jalan bagi potensi politik dinasti. Dimana dalam putusannya, MK memperbolehkan kepada daerah maju sebagai capres maupun cawapres meskipun usianya di bawah 40 tahun.

"Putusan MK dapat melanggengkan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)," kata Ragner.

Baca Juga: Demo Tolak Putusan MK di Patung Kuda Memanas, 3 Mahasiswa Diamankan Polisi

Diketahui, elemen mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Demo mahasiswa ini diinisiasi BEM SI untuk penyampaikan penolakan terhadap putusan MK yang memperbolehkan kepala daerah menjadi capres atau cawapres meski usia di bawah 40 tahun.

Dalam aksi ini tiga mahasiswa sempat diamankan polisi. Ketiganya akhirnya dibebaskan malam ini setelah Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Deputi IV Yohanes Joko mendatangi lokasi unjuk rasa.

Namun, perwakilan dari mahasiswa mendesak polisi segera membebaskan sejumlah rekan mereka yang ditahan polisi. Mereka diamankan polisi tadi pagi.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Rekomendasi
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved