Kondisi Mengerikan Jenazah 7 Pahlawan Revolusi, Berbeda dengan Film G30S PKI Versi Orba

Jum'at, 29 September 2023 - 13:00 WIB
loading...
Kondisi Mengerikan Jenazah...
Kondisi mengerikan jenazah pahlawan revolusi erbeda dengan Film G30S PKI versi Orde Baru. Foto/SINDOnews
A A A
Dalam waktu 3 hari pasca peristiwa G30S PKI atau Gerakan 30 September 1965, jenazah sejumlah perwira tinggi Angkatan Darat (AD) korban penculikan dan pembunuhan berhasil ditemukan.

Para perwira yang dituduh Dewan Revolusi sebagai Dewan Jenderal, yakni perwira tinggi AD yang tidak loyal kepada Presiden Soekarno atau Bung Karno, ditemukan di dalam sumur Lubang Buaya.

Pasukan RPKAD yang dipimpin Sarwo Edhie Wibowo langsung membongkar Lubang Buaya yang sebelumnya telah dikamuflase oleh orang-orang PKI. Lubang Buaya memiliki kedalaman 10 meter.

Baca Juga: Nyanyian Tokoh PKI Nyono Buka Tabir Misteri Gerakan 30 September 1965

Agar tidak terlihat sebagai sumur, bagian atasnya ditimbun sampah kering, batang pohon pisang, daun singkong serta tanah berselang seling. Oleh pasukan RPKAD, semua itu dibongkar. Saat diangkat dari kedalaman sumur, seluruh jenazah dalam kondisi memprihatinkan.

Namun demikian tidak ada kerusakan mengerikan akibat mutilasi seperti yang digambarkan dalam film Pengkhianatan G30S PKI.

“Kondisi jenazah Pahlawan Revolusi tidak mengalami perusakan atau mutilasi secara mengerikan seperti digambarkan dalam film Pengkhianatan G30S PKI,” demikian dikutip dari buku Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran, Sejak Nusantara sampai Indonesia (2014).

Baca Juga: Kisah Pasukan RPKAD Evakuasi Korban G30S PKI di Lubang Buaya, Posisi Semua Jenazah Terjungkir

Jenazah para perwira tinggi diketahui dalam posisi terjungkir, yakni kepala di bawah dan kaki di atas. Secara umum kondisinya telah rusak, yakni sudah menggembung, busuk, mulai pecah-pecah serta mengeluarkan cairan.

Sesuai catatan medis, pada semua jenazah terdapat luka tembak dan beberapa luka bekas pukulan. Ada juga dua jenazah dalam keadaan saling terikat, yakni Mayjen TNI S. Parman dan Mayjen TNI Soeprapto. Semua jenazah dipastikan dalam keadaan utuh.

Tidak ada bekas penyiksaan atau perusakan macam mutilasi pada tubuh jenazah seperti yang diperlihatkan dalam film Pengkhianatan G30S PKI besutan sutradara Arifin C Noer.

Mereka yang kemudian mendapat penghormatan sebagai Pahlawan Revolusi itu adalah Jenderal Ahmad Yani, Letnan Jenderal Suprapto, Letnan Jenderal S. Parman, Letnan Jenderal M.T Haryono, Mayjen D.I Panjaitan, Brigjen Sutoyo, dan Kapten Pierre Tendean.

Baca Juga: Kisah Jenderal Benny Moerdani Hentikan Baku Hantam Pasukan RPKAD dengan Cakrabirawa

Pada 4 Oktober 2023, dari Lubang Buaya seluruh jenazah kemudian dimasukkan ke dalam peti dan dibawa ke RSPAD Gatot Subroto untuk disemayamkan.

Pada 5 Oktober 1965, yakni bertepatan dengan HUT TNI, seluruh jenazah perwira tingi AD itu dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Peristiwa G30S PKI membuat pimpinan, kader dan seluruh simpatisan PKI kemudian diburu dan ditangkap. Perburuan dan penangkapan itu berlangsung di seluruh Indonesia, yakni terutama di wilayah basis pendukung PKI di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Ketua CC PKI DN Aidit, Njoto dan Letkol Untung Sutopo yang tertangkap langsung dieksekusi mati. Pada 12 Maret 1966, PKI resmi dibubarkan sekaligus dinyatakan sebagai partai terlarang.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Rekomendasi
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved