Waspada! Kasus HIV/AIDS di Garut Meningkat

Selasa, 26 September 2023 - 14:21 WIB
loading...
Waspada! Kasus HIV/AIDS...
Tahun ini sebanyak 20 warga Kabupaten Garut meninggal dunia terinfeksi HIV/AIDS. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
GARUT - Perkembangan kasus penularan penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Garut dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Pemkab Garut menyebutkan pada tahun ini hingga Agustus tercatat 152 kasus, 20 di antaranya meninggal dunia.

”Tahun 2022 ada 212 kasus dan 61 orang mmeninggal dunia. Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Garut tergolong tinggi setelah dilakukan screening secara intensif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KabupatebnGarut Leli Yuliani, Selasa (26/9/2023).

Menurut dia, indikator penyebab tingginya kasus HIV/AIDS ini akibat terjadinya hubungan seksual sesama jenis seperti lelaki seks lelaki (LSL) dan narkoba. “Kemungkinan sampai akhir tahun ini akan terus bertambah seiring dengan peningkatan screeningnya,” katanya.

Saat ini, kata dia, perawatan serta pengobatan bagi pengidap HIV/AIDS tidak hanya dapat dilakukan di rumah sakit.

Baca Juga: Sudah Ada Obatnya, Ketua Satgas HIV Anak IDAI Sarankan Ibu Hamil Lakukan Tes HIV

“Tentunya kami memperluas jaringan perawatan selain di rumah sakit, sejumlah puskesmas termasuk di wilayah Garut Selatan sudah bisa dilakukan perawatan bagi kasus penyakit HIV/AIDS,” ucapnya.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kabupaten Garut, Denden Supresiana, menuturkan sebaran kasus HIV/AIDS saat ini telah terjadi di seluruh 42 Kecamatan. Padahal sebelumnya masih ada beberapa wilayah saja.

“Jumlah kasus HIV/AIDS paling dominan di wilayah perkotaan. Seperti Garut Kota, Tarogong Kidul, Karangpawitan, Tarogong Kaler, dan Cilawu. Lima kecamatan ini adalah wilayah dengan kasus HIV/AIDS tertinggi di Garut,” kata Denden.

Baca Juga: Ini Bedanya HIV dan AIDS

Dia memaparkan kasus HIV/AIDS di Kecamatan Garut Kota mencapai 255 orang dengan rincian 118 AIDS dan 97 HIV, Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 118 kasus di antaranya 70 AIDS dan 48 HIV.

Kecamatan Karangpawitan tercatat 64 kasus, 36 AIDS serta 29 HIV, Kecamatan Tarogong Kaler 64 kasus, 34 AIDS dan 30 HIV, serta Kecamatan Cilawu 42 kasus, 22 AIDS dan 20 HIV.

”Warga yang terinfeksi HIV/AIDS terdiri dari berbagai kalangan, mulai anak di bawah satu tahun hingga usia diatas 60 tahun. Akan tetapi yang paling dominan adalah usia produktif yakni antara 25 tahun hingga 39 tahun,” imbuhnya.

Menurutnya, dari data PKBI menunjukkan bahwa hingga Juni 2023 jumlah warga yang terinfeksi HIV/AIDS di Kabupaten Garut telah mencapai 1.074 orang. “Hal ini sangat mengejutkan, sebab pada tahun 2020 masih tercatat 760 orang”" ucapnya.

Denden menyebutkan bahwa dari 1.074 orang pengidap HIV/AIDS, 495 orang terinfeksi HIV sedangkan 579 orang terinfeksi AIDS dengan rincian 181 orang meninggal dunia.

”Faktor pertama yang menyebabkan tingginya tingkat penyebaran HIV/AIDS di Garut adalah dari kalangan pelaku sesama jenis seks yakni lelaki (homo) sebanyak 438 orang dengan rincian 181 AIDS dan 257 HIV,” tegasnya.

Untuk urutan kedua penularan, lanjutnya, akibat kasus jarum suntik narkoba yang menyumbangkan 189 kasus. Rinciannya, sebanyak 134 orang terinfeksi AIDS dan 135 orang terinfeksi HIV.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bupati hingga Kementerian...
Bupati hingga Kementerian PKP Hadiri Peluncuran EcoBiz Desa Sejahtera Astra di Garut
Gelar Pengabdian Masyarakat,...
Gelar Pengabdian Masyarakat, UI Edukasi Masyarakat Tak Diskriminasi Anak ADHA
Ayah Juna Tersangka...
Ayah Juna Tersangka Penganiayaan Bocah di Jaksel Ternyata Wanita Penyuka Sesama Jenis
Sukses Budidaya Sayuran,...
Sukses Budidaya Sayuran, Petani Milenial di Garut Edukasi Generasi Muda via Konten Digital
Tragedi Pesta Rakyat...
Tragedi Pesta Rakyat Garut, Polda Jabar Klarifikasi soal Dedi Mulyadi Tak Ada di Lokasi
Tragedi Makan Gratis...
Tragedi Makan Gratis Pernikahan Anak KDM, Acara Panggung Hiburan Rakyat Dibatalkan
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Israel akan Gelar Acara...
Israel akan Gelar Acara LGBTQ Terbesar di Timur Tengah
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Rekomendasi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved