Kekeringan di Kota Hujan Bogor Meluas ke 34 Kecamatan, 320.147 Warga Terdampak

Selasa, 19 September 2023 - 13:28 WIB
loading...
Kekeringan di Kota Hujan...
Kekeringan di wilayah Bogor yang dikenal sebagai Kota Hujan, terus meluas. Kini kekeringan di wilayah Kabupaten Bogor sudah terjadi di 34 kecamatan dari 40 kecamatan. Foto: MPI/Dok
A A A
BOGOR - Kekeringan di wilayah Bogor yang dikenal sebagai Kota Hujan, terus meluas. Kini kekeringan di wilayah Kabupaten Bogor sudah terjadi di 34 kecamatan dari 40 kecamatan yang ada.

Warga yang terdampak kekeringan juga semakin bertambah. Data sejak 3 Mei hingga 18 September 2023, tercatat jumlah warga yang kesulitan air bersih mencapai 320.147 jiwa.

"Total ada 93.241 KK dengan 320.147 jiwa yang terdampak kekeringan," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko dalam keterangannya, Selasa (19/9/2023).

Baca Juga: Perindo Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cilebut Bogor

Jumlah warga terdampak kekeringan tersebut tersebar di Kecamatan Tenjo, Jasinga, Sukajaya, Nanggung, Leuwisadeng, Cibungbulang, Citeureup, Jonggol, Babakanmadang, Sukamakmur, Tanjungsari, Cigombong, dan Cisarua.

Lalu, Kecamatan Cijeruk, Ciseeng, Rancabungur, Ciampea, Cariu, Sukaraja, Pamijahan, Megamendung, Cibinong, Gunungputri, Rumpin, Tenjolaya, Leuwiliang, Cigudeg, Gunung Sindur, Ciawi, Tamansari, Parung, Sukajaya, Klapanunggal, dan Dramaga.

"Terbanyak di Jasinga 13 desa dan Jonggol 10 desa dan Cibungbulang," jelasnya.

Baca Juga: BMKG Sebut 32 Daerah Tidak Mengalami Hujan Terpanjang, Termasuk Jakarta

Kata dia, BPBD Kabupaten Bogor telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga sebanyak 2.822.000 liter. Air yang disalurkan untuk para warga bervariasi mulai dari 2.500 liter hingga 30.000 liter.

Sementara itu, Komandan Kompi TRC BPBD Kabupaten Bogor Hayat Hidayat mengatakan, bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih bisa langsung lapor ke desa dan kelurahan setempat.

"Setelah ada laporan dari kecamatan, kita langsung gerak cepat mendistribusikan air bersih sesuai kebutuhan masyarakat. Kita juga koordinasi dengan PDAM dan air curah yang terdekat supaya lebih cepat penyaluran air bersihnya," ucap Hayat.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Indonesia di Puncak...
Indonesia di Puncak Klasemen, Lolos ke Piala Dunia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved