Dewan Usul Beri Bantuan Gawai bagi Siswa Tak Mampu

Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:11 WIB
loading...
Dewan Usul Beri Bantuan...
Sejumlah anak-anak sekolah mengikuti belajar secara daring atau online dengan fasilitas WiFi yang disediakan secara gratis oatas kerjasama warga, pemerintah setempat, dan Babinsa di Sekolah Gazebo, Kelurahan Tello Baru, Makassar, Sulawesi Selatan. Foto: S
A A A
MAKASSAR - Komisi D DPRD Kota Makassar mengusulkan beri bantuan smartphone atau gawai bagi siswa yang tidak mampu, agar dapat ikut dalam kelas daring.

Hal ini diutarakan Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu. Menurutnya bantuan smatphone merupakan rumusan yang tepat bagi sekolah di tengah situasi COVID-19.

Baca Juga: Ragam Cara Sekolah Bantu Siswanya : Boleh Nebeng Tetangga dan Pinjamkan Tablet

"Tidak ada lain kalau bukan diberikan distribusi fasilitas teknologi ke seluruh siswa-siswi yang tidak mampu ini semacam bantuan semisal HP (smartphone)," ujar legislator PDIP ini.

Dikatakan Hidayat dunia telah masuki era industri 4.0, dimana semua telah berbasis daring. Makassar semestinya harus berbenah dalam mempersiapkan trasformasi pendidikan baru dengan menganut sistem serupa.

Di masa pandemi pemerintah dipaksa untuk mempercepat sistem tersebut sehingga perombakan dilakukan lebih cepat. Hal ini terlihat pada sejumlah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang mulai memberikan kelonggaran sekolah dalam menggunakan anggarannya untuk kepentingan IT.

"Tidak bisa kita pungkiri lambat laun itu tergantikan, jadi kalau keadaan sekarang sudah memaksa. Smartphone juga bagian dari pada solusi untuk penggantian anggaran buku menjadi smartphone," katanya.

Hidayat mengatakan bahwa, mereka yang tidak mampu harus menanggung kerugian ketinggalan pembelajaran akibat tidak memiliki perangkat.

Utamanya sekolah swasta yang harus menanggung rugi, dengan tetap membayar iuran namun anaknya tidak memperoleh pendidikan secara penuh.

"Tidak bisa dipungkiri kondisi kemarin pada SD 23.000 lulus, sementara penampungan hanya sekitar 16.000 artinya sisanya ini yang tidak terakomodir memperoleh pendidikan publik, SMP Negeri, SMP yang gratis, mereka sekolah di swasta, mana tau ada di antara mereka yang tidak mampu, coba pikir mereka sudah swasta tidak mampu, dan harus memiliki smartphone," katanya.

Lebih jauh Hidayat mengatakan, sekolah sudah harus kreatif, apalagi telah ada kelonggaran dalam membelanjakan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sudah semestinya memanfaatkan hal itu ke arah pengoptimalan pembelajaran daring.

"Nda usah jauh-jauh dulu smartphone , apakah sudah ada sekolah yang sediakan kuota untuk siswanya, atau bahkan gurunya, ini semestinya didata dan tranparan," pungkas Hidayat.

Baca Juga: Dewan Minta Pemkot Waspadai Lonjakan COVID-19 Pasca Idul Adha
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SMAN 72 Jakarta Gelar...
SMAN 72 Jakarta Gelar Kegiatan Belajar secara Daring, Fokus Pemulihan Psikologis
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Hemat BBM, Pemerintah...
Hemat BBM, Pemerintah Bahas Skema WFA bagi ASN dan Belajar Daring bagi Pelajar
Kemenag DKI Jakarta...
Kemenag DKI Jakarta Instruksikan Madrasah Belajar Secara Daring pada 1 September 2025
Belajar Daring Dampak...
Belajar Daring Dampak Bencana Kabut Asap di Palembang
Rekomendasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berita Terkini
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved