KKB Gagal Serang TNI-Polri, Malah Justru Ditangkap Pasukan Raider
Kamis, 14 September 2023 - 20:41 WIB
loading...
Anggota KKB Papua yang akan menyerang aparat di Distrik Sugapa, Intan Jaya ditangkap oleh Pasukan Yonif Para Raider 330/Tri Dharma. Foto/Pen Kogabwilhan III
A
A
A
INTAN JAYA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua terus berulah dan mengganggu keamanan masyarakat Papua. KKB yang juga sering disebut Kelompok Separatis Teroris (KST) terindikasi akan melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan TNI-Polri di Kampung Kumbala Gupa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Pegunungan.
Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi GN Suriastawa menjelaskan, terungkapnya aksi KKB ini berawal saat Tim Waltis yang dipimpin Dansatgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 330/TD Mayor Inf Dedy Pungky Irawanto melaksanakan patroli. Setelah patroli tim dengan kekuatan 10 orang ini meneruskan perjalanan kembali ke Pos Kotis Mamba.
Baca juga: Neson Murib Penjual Senjata dan Amunisi ke KKB Intan Jaya Ditangkap Satgas Nemangkawi
"Saat Tim Waltis tiba di Jalan Trans Sugapa tepatnya di atas SDN Bilogai, terlihat 2 orang tidak dikenal (OTK) sedang melakukan kegiatan mencurigakan. Dua orang yang berada dengan jarak sekitar 60 meter ini diduga kuat akan melakukan percobaan penyerangan terhadap aparat," kata Suriastawa dalam keterangannya, Kamis (14/9/2023).
Ketika Personel Waltis berupaya mengidentifikasi, salah satu OTK tiba-tiba melarikan diri dengan meloncati pagar sekolah.
Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi GN Suriastawa menjelaskan, terungkapnya aksi KKB ini berawal saat Tim Waltis yang dipimpin Dansatgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 330/TD Mayor Inf Dedy Pungky Irawanto melaksanakan patroli. Setelah patroli tim dengan kekuatan 10 orang ini meneruskan perjalanan kembali ke Pos Kotis Mamba.
Baca juga: Neson Murib Penjual Senjata dan Amunisi ke KKB Intan Jaya Ditangkap Satgas Nemangkawi
"Saat Tim Waltis tiba di Jalan Trans Sugapa tepatnya di atas SDN Bilogai, terlihat 2 orang tidak dikenal (OTK) sedang melakukan kegiatan mencurigakan. Dua orang yang berada dengan jarak sekitar 60 meter ini diduga kuat akan melakukan percobaan penyerangan terhadap aparat," kata Suriastawa dalam keterangannya, Kamis (14/9/2023).
Ketika Personel Waltis berupaya mengidentifikasi, salah satu OTK tiba-tiba melarikan diri dengan meloncati pagar sekolah.
Lihat Juga :