WFH ASN Jakarta Hanya Kurangi Volume Kendaraan 1,69 Persen

Selasa, 12 September 2023 - 19:40 WIB
loading...
WFH ASN Jakarta Hanya...
Kebijakan bekerja dari rumah atau work form home (WFH) aparatur sipil negara (ASN) di Jakarta ternyata tidak berdampak signifikan terhadap volume kendaraan. Foto: MPI/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Kebijakan bekerja dari rumah atau work form home (WFH) aparatur sipil negara (ASN) di Jakarta ternyata tidak berdampak signifikan terhadap volume kendaraan. Dinas Perhubungan mencatat WFH ASN hanya menurunkan volume kendaraan 1,69 persen.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo mengatakan, volume lalu lintas kendaraan di Jakarta pada awal bulan ini memang mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya. Hanya, penurunannya tidak signifikan.

Baca Juga: WFH ASN Kurangi 5 Persen Kemacetan Jakarta

"Pada minggu kemarin untuk volume lalin tanggal 4-8 September dibandingkan dengan 7-11 Agustus periode waktu sama di bulan sebelumnya, itu turun 1,69 persen," ujar Syafrin kepada wartawan, Selasa (12/9/2023).

Menurut Syafrin, rendahnya penurunan volume kendaraan tersebut sangat wajar mengingat jumlah ASN yang ada juga hanya 5 persen dari penduduk Jakarta.

Baca Juga: Data Terbaru, 23 Juta Kendaraan Mengaspal di Jakarta Belum Termasuk dari Luar Kota

"Memang jika kita lihat proporsi jumlah ASN yang ada di Jakarta bekerja secara total berdasarkan data dari BAKN, bahwa jumlahnya hanya 5 persen, termasuk Pemprov DKI," tuturnya.

"Itu 5 persen total jumlah ASN yang ada di kementerian/lembaga, badan, dan Pemprov DKI. Sehingga jika diterapkan WFH (kapasitas) 50 persen otomatis maksimum hanya 2 persen," sambungnya.

Baca Juga: Pegawai WFH, Kualitas Udara DKI Tetap Kategori Tidak Sehat

Oleh sebab itu, kata Syafrin, dari rata-rata seminggu sebelumnya, penurunan volume kendaraan di Jakarta tidak menyentuh angka 2 persen.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta menerapkan WFH untuk ASN dengan persentase 50 persen selama dua bulan atau sejak 21 Agustus 2023 hingga 21 Oktober 2023.

Kebijakan tersebut diberlakukan untuk mengurangi polusi udara dan mengurai kemacetan dan dalam rangka menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang berlangsung pada 5-7 September 2023.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Rekomendasi
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Hanya dalam 5 Hari,...
Hanya dalam 5 Hari, 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved