RPA Perindo Siap Bantu Unit PPA Polres Jakarta Timur Tuntaskan Kasus Pencabulan Anak
Senin, 11 September 2023 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
"Harapan kami, dari RPA Perindo, agar pelaku mendapatkan hukuman setimpal. RPA Perindo juga pasti akan mengawal ini dan mendampingi mereka. Kita dampingi kasus ini sampai ke kejaksaan dan pelaku bisa mendapatkan keputusan di pengadilan," pungkas Amriadi.
Ketua Bidang Data dan Informasi DPP RPA Perindo Kenzo Farel sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada Unit PAA Polres Metro Jakarta Timur atas kerja samanya dalam memberantas kasus pencabulan anak dan perempuan.
"Kami mau mengapresiasi, berterima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama dengan PPA. Kasus yang pertama, pelaku sudah ditangkap," kata Kenzo saat ditemui di Polres Metro Jakarta Timur, Jumat (8/9/2023).
Saat ini, masih ada satu kasus lagi yang belum terselesaikan karena pelaku pencabulan mengaku terkena gangguan jiwa. Unit PPA Polres Metro Jakarta Timur sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan DPP RPA Perindo akan terus mengawal kasus tersebut.
"Kasus kedua kita ingin menanyakan sejauhmana kasus ini sudah dilakukan pemeriksaan. Akan tetapi kasus yang kedua informasi yang kami dapatkan, diduga pelaku mengaku pelaku mengalami gangguan jiwa. Saat ini sedang proses pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit PPA," tutur Kenzo.
Ketua Bidang Data dan Informasi DPP RPA Perindo Kenzo Farel sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada Unit PAA Polres Metro Jakarta Timur atas kerja samanya dalam memberantas kasus pencabulan anak dan perempuan.
"Kami mau mengapresiasi, berterima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama dengan PPA. Kasus yang pertama, pelaku sudah ditangkap," kata Kenzo saat ditemui di Polres Metro Jakarta Timur, Jumat (8/9/2023).
Saat ini, masih ada satu kasus lagi yang belum terselesaikan karena pelaku pencabulan mengaku terkena gangguan jiwa. Unit PPA Polres Metro Jakarta Timur sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan DPP RPA Perindo akan terus mengawal kasus tersebut.
"Kasus kedua kita ingin menanyakan sejauhmana kasus ini sudah dilakukan pemeriksaan. Akan tetapi kasus yang kedua informasi yang kami dapatkan, diduga pelaku mengaku pelaku mengalami gangguan jiwa. Saat ini sedang proses pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit PPA," tutur Kenzo.
(thm)
Lihat Juga :