Setelah Ditangkap, Dalam 24 Jam Andi Lala Akan Tiba di Medan

Sabtu, 15 April 2017 - 13:58 WIB
Setelah Ditangkap, Dalam...
Setelah Ditangkap, Dalam 24 Jam Andi Lala Akan Tiba di Medan
A A A
MEDAN - Setelah ditangkap di tempat persembunyiannya di daerah Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, Andi Lala (34), tersangka otak pembunuh keji satu sekeluarga di Mabar, Medan, akan tiba di Polda Sumut dalam waktu 24 jam.

“Tersangka diboyong melalui jalur darat. Jadi waktu perjalanan dari lokasi penangkapan ke Polda Sumut bisa 24 jam,” kata Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Nurfallah, Sabtu (15/4/2017).

Nurfallah menjelaskan, perjalanan darat itu dilakukan karena masih ada pengembangan di lapangan. Termasuk mencari alat bukti benda yang digunakan pelaku untuk membunuh korban. “Pasti ada, selama proses perjalanan kan pasti ada yang dicari. Salah satunya, alat yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban,”ujarnya.

Dia menyebut, hingga saat ini pihaknya belum menemukan alat bukti berupa lima bilah parang yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban. “Parang itu perlu dicari, di mana dibuang atau disimpan,”sebutnya.

Nurfallah menambahkan, motif sebenarnya di balik pembunuhan itu belum terungkap jelas. “Otak di balik semua itu kan, Andi Lala. Nanti barulah kita ketahui apa sebenarnya yang terjadi di balik itu,” ungkapnya.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung mengatakan, Andi Lala ditangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Lintas Rengat, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Inhil. Walaupun sempat melakukan perlawanan, petugas dari Polda Sumut mampu mengatasi dan menangkapnya.

"Setelah penangkapan, sekitar satu jam kemudian tersangka langsung dibawa ke Medan dan tidak singgah ke Polres Inhil. Kita dari Polres Inhil dan Polsek Kempas hanya mendampingi saja," kata Dolifar.
(wib)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
1 jam yang lalu
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
2 jam yang lalu
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
2 jam yang lalu
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
4 jam yang lalu
Tol Trans Jawa Ramai...
Tol Trans Jawa Ramai saat Libur Waisak, Ribuan Kendaraan Padati Gerbang Tol Utama
11 jam yang lalu
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
12 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved