Idul Adha 2020, Bima Arya: Tekan Ego dan Lawan Teori Konspirasi Covid-19
Jum'at, 31 Juli 2020 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak boleh terpecah-pecah. Yang kita lawan hari ini adalah pemahaman yang keliru tentang Covid-19. Terutama teori konspirasi. Konspirasi itu berbahaya kalau diyakini secara akidah. Pertama, itu suudzon. Berpikir jelek kepada orang lain, berpikir jelek kepada pemerintah. Ajaran agama mengajarkan kepada kita untuk husnudzon. Agama juga mengajarkan kita untuk muhasabah, evaluasi diri. Bukan menyalahkan orang lain. Teori konspirasi itu menyalahkan orang lain," bebernya.
Bima menambahkan, orang yang percaya teori konspirasi berarti tidak mengimani ajaran agama. "Bahaya. Saya lihat di sosial media teori konspirasi ini masih banyak pengikutnya. Ini ujian keimanan, bukan hanya ujian kesehatan. Meyakini teori konspirasi itu berarti keimanan kita kurang kuat. Jadi Covid ini kenyataan, bukan khayalan. Teori konspirasi itu khayalan," imbuhnya.
"Ini tugas bersama membangun narasi besar tentang ujian keimanan itu. Terakhir saya minta warga Bogor tetap waspada ini situasinya masih belum aman. Ada kluster keluarga, ada klister perkantoran, ada kluster luar kota atau imported case. Saya berterimakasih jamaah sholat Ied tadi menjaga protokol kesehatan," tutupnya.
Usai ibadah Idul Adha, Bima Arya kemudian menuju Kampung Cikeas, RT 01 / RW 03, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor. Di sana Bima Arya menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban. Bima juga mengimbau kepada panitia untuk membagikan daging kurban secara door to door supaya menghindari kerumunan atau antrean.
Bima menambahkan, orang yang percaya teori konspirasi berarti tidak mengimani ajaran agama. "Bahaya. Saya lihat di sosial media teori konspirasi ini masih banyak pengikutnya. Ini ujian keimanan, bukan hanya ujian kesehatan. Meyakini teori konspirasi itu berarti keimanan kita kurang kuat. Jadi Covid ini kenyataan, bukan khayalan. Teori konspirasi itu khayalan," imbuhnya.
"Ini tugas bersama membangun narasi besar tentang ujian keimanan itu. Terakhir saya minta warga Bogor tetap waspada ini situasinya masih belum aman. Ada kluster keluarga, ada klister perkantoran, ada kluster luar kota atau imported case. Saya berterimakasih jamaah sholat Ied tadi menjaga protokol kesehatan," tutupnya.
Usai ibadah Idul Adha, Bima Arya kemudian menuju Kampung Cikeas, RT 01 / RW 03, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor. Di sana Bima Arya menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban. Bima juga mengimbau kepada panitia untuk membagikan daging kurban secara door to door supaya menghindari kerumunan atau antrean.
(mhd)
Lihat Juga :