Program Yok Yok Ayok Daur Ulang! Bangkitkan Kesadaran Kelola Sampah di Tangsel
Senin, 04 September 2023 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
Membahas berbagai aspek, termasuk pentingnya pendidikan tentang tata kelola sampah dan daur ulang sejak usia dini, peran anak-anak dalam menjadi "agent of change," dan upaya nyata dalam mengelola sampah di lingkungan sekolah.
Seminar ini juga mengajak sekolah-sekolah lain di Tangsel dan daerah lainnya untuk bergabung dalam upaya edukasi dan sosialisasi mengenai tata kelola sampah kepada anak-anak usia dini.
Direktur Sekolah Putra Pertiwi sekaligus praktisi pendidikan Novianty Elizabeth Ayuna mengatakan sebagai lembaga pendidikan pihaknya berkomitmen memasukkan pembelajaran tentang lingkungan dan pengelolaan sampah ke dalam kurikulum sejak usia dini.
“Kami percaya pendidikan adalah kunci membentuk generasi yang peduli lingkungan dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengambil tindakan positif dalam upaya pengelolaan dan daur ulang sampah," ujarnya.
Kolaborasi ini menciptakan momentum baru dalam upaya bersama untuk mencapai lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. “Dengan pendidikan yang tepat sejak dini, kita dapat mempersiapkan generasi yang lebih peduli lingkungan dan mampu mengambil tindakan positif dalam menghadapi tantangan sampah plastik di masa depan,” ungkapnya.
Pegiat Sampah Kota Tangerang Selatan Ismuniati menambahkan edukasi dan sosialisasi pengelolaan serta daur ulang sampah tidak dapat berhenti melainkan perlu dilakukan secara terus menerus. Meskipun kegiatan pengelolaan sampah mampu membuahkan hasil dari segi ekonomi, namun upaya utama dalam menanamkan kesadaran kelola dan daur ulang sampah harus didasari kemauan untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat.
Seminar ini juga mengajak sekolah-sekolah lain di Tangsel dan daerah lainnya untuk bergabung dalam upaya edukasi dan sosialisasi mengenai tata kelola sampah kepada anak-anak usia dini.
Direktur Sekolah Putra Pertiwi sekaligus praktisi pendidikan Novianty Elizabeth Ayuna mengatakan sebagai lembaga pendidikan pihaknya berkomitmen memasukkan pembelajaran tentang lingkungan dan pengelolaan sampah ke dalam kurikulum sejak usia dini.
“Kami percaya pendidikan adalah kunci membentuk generasi yang peduli lingkungan dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengambil tindakan positif dalam upaya pengelolaan dan daur ulang sampah," ujarnya.
Kolaborasi ini menciptakan momentum baru dalam upaya bersama untuk mencapai lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. “Dengan pendidikan yang tepat sejak dini, kita dapat mempersiapkan generasi yang lebih peduli lingkungan dan mampu mengambil tindakan positif dalam menghadapi tantangan sampah plastik di masa depan,” ungkapnya.
Pegiat Sampah Kota Tangerang Selatan Ismuniati menambahkan edukasi dan sosialisasi pengelolaan serta daur ulang sampah tidak dapat berhenti melainkan perlu dilakukan secara terus menerus. Meskipun kegiatan pengelolaan sampah mampu membuahkan hasil dari segi ekonomi, namun upaya utama dalam menanamkan kesadaran kelola dan daur ulang sampah harus didasari kemauan untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat.
(jon)
Lihat Juga :