Maksimalkan Jaga Jarak, Mulai Besok PT KCI Tambah 5 Perjalanan KRL

Jum'at, 31 Juli 2020 - 15:16 WIB
loading...
Maksimalkan Jaga Jarak,...
Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan, Banten, Senin (25/5/2020). Foto: Yorri Farli/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) kembali menambah jumlah perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line . Penambahan itu guna memaksimalkan upaya menjaga jarak dan jumlah pengguna KRL sesuai kapasitas yang diizinkan yaitu 74 orang per kereta.

VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan,mulai 1 Agustus 2020, PT KCI menambah lima perjalanan KRL di lintas Rangkasbitung - Tanah Abang PP. (Baca juga: Penumpang Mulai Membeludak, KAI Kerahkan 11 Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen )

"Dengan tambahan lima perjalanan ini, mulai 1 Agustus 2020 maka total jumlah perjalanan yang dioperasikan PT KCI mencapai 971 perjalanan setiap harinya. Penambahan ini juga diharapkan dapat mengakomodir penambahan jumlah pengguna yang terjadi setiap pekannya pada periode PSBB Transisi ini," urai Anne kepada wartawan, Jumat (31/7/2020).

Tambahan perjalanan ini terdiri dari:
  1. KLB Parungpanjang - Tigaraksa berangkat 03:05 WIB,
  2. KLB Tigaraksa - Tanah Abang berangkat 04:15 WIB,
  3. KA 1920 Tanah Abang - Rangkasbitung berangkat 05:45 WIB,
  4. KA 1973 Rangkasbitung - Tanah Abang berangkat 08:00 WIB,
  5. KLB Tanah Abang - Parungpanjang berangkat 10:05 WIB.
Berbagai layanan KCI di masa pandemi ini diberikan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Para pengguna sejak masuk stasiun akan melalui pengecekan suhu tubuh, wajib menggunakan masker, dan mencuci tangan sebelum dan setelah menggunakan KRL.

Saat berada di peron, petugas di lapangan akan mengarahkan pengguna untuk menunggu KRL sesuai marka yang telah ditentukan dan menjaga jarak."Pembatasan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi kepadatan pengguna melalui antrean penyekatan di beberapa zona stasiun sebelum masuk ke peron," tuturnya.

Sementara agar pengguna dapat mengikuti update berkala mengenai situasi antrean pada jam sibuk pagi hari di sejumlah stasiun dengan volume pengguna tertinggi, PT KCI selama beberapa pekan terakhir telah menyajikan informasi kondisi antrean melalui aplikasi KRL Access dan media sosial @commuterline.

"Dengan mengetahui situasi antrean sebelum tiba di stasiun, calon pengguna KRL diharapkan dapat mengambil keputusan sesuai keperluan terkait rencana dan waktu perjalanannya dengan KRL," ungkap Anne. (Baca juga: KCI Tingkatkan Perjalanan KRL Bogor-Manggarai dan Cikarang-Manggarai )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Dirut KAI Bagikan Strategi...
Dirut KAI Bagikan Strategi Kepemimpinan Transformatif di Leadership Forum BSI
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
Rekomendasi
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Berita Terkini
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Infografis
5 Negara yang Sudah...
5 Negara yang Sudah Mulai Menerapkan Dedolarisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved