WFH ASN Kurangi 5 Persen Kemacetan Jakarta

Jum'at, 01 September 2023 - 17:28 WIB
loading...
WFH ASN Kurangi 5 Persen...
Kebijakan WFH 50 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta mengurangi kemacetan Ibu Kota. Dari data yang ada, uji coba WFH 50 persen kemacetan berkurang sekitar 5 persen. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kebijakan Work From Home (WFH) 50 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta mengurangi kemacetan Ibu Kota. Dari data yang ada, uji coba WFH 50 persen kemacetan berkurang sekitar 5 persen.

"Kemarin kalau hitungan itu 5 persen turun, waktu 50 persen WFH. Kemacetan turun indeksnya berkisar 4-5 persen," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman, Jumat (1/9/2023).

Diprediksi angka kemacetan terus berkurang pekan depan. Hal tersebut berbarengan penerapan WFH ASN DKI 75 persen selama pelaksanaan KTT ASEAN 5-7 September 2023.

Baca juga: DPRD DKI Minta Kebijakan WFH ASN Dievaluasi

WFH ASN demi menekan polusi udara di Jakarta dimulai selama 2 bulan hingga 21 Oktober mendatang.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Sigit Wijatmoko menuturkan pelaksanaan uji coba WFH dilakukan dengan persentase kehadiran 50 persen bagi ASN yang melakukan fungsi staf atau pendukung.

"Namun, tidak berlaku pada layanan yang bersifat langsung kepada masyarakat seperti RSUD, Puskesmas, Satpol PP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, hingga pelayanan tingkat kelurahan," ujarnya.

Pemprov DKI memastikan pelayanan masyarakat tak terganggu selama WFH ASN karena kebijakan WFH tak diterapkan kepada ASN yang berdinas di bagian pelayanan publik.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Rekomendasi
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Berita Terkini
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved