alexa snippet

Penemuan Poci Kuno di Pangandaran, Diperkirakan Miliki Hubungan dengan Dinasti Song

Penemuan Poci Kuno di Pangandaran, Diperkirakan Miliki Hubungan dengan Dinasti Song
Poci kuno yang ditemukan di salah satu situs bersejarah di Pangandaran diperkirakan dibuat pada zaman Dinasti Song. Ini diperkirakan antara Pangandaran dan Dinas Song sudah terjalin hubungan bilateral.Koran SINDO/Syamsul Maarif
A+ A-
PANGANDARAN - Penemuan poci kuno atau tempat air minum bercerat dari tembikar untuk menyeduh kopi dan teh di beberapa lokasi di Kabupaten Pangandaran, diperkirakan sejak abad ke-8 wilayah Pangandaran sudah memiliki hubungan dengan Dinasti Song dari China. Apalagi benda-benda kuno tersebut memiliki motif dan tekstur khas negeri tirai bambu.

“Jadi ada sinkronisasi antara keberadaan beberapa barang kuno yang saat ini ditemukan, dengan sejarah yang telah melekat di masyarakat. Salah satu barang yang berhasil ditemukan, di antaranya gerabah poci kecil tempat air minum yang disimpan salah satu juru kunci keramat Situs Jambu Handap,” kata Kepala Bidang Kebudayaan, Disparbud Kabupaten Pangandaran Aceng Hasim, Selasa (21/3/2017).

Aceng menambahkan, selain poci kuno juga pernah ditemukaan pecahan gerabah sejenis di lokasi Situs Batu Kalde di BKSDA Cagar Alam Pangandaran. Situs Batu Kalde merupakan simbol yang digunakan zaman Hindu Budha pada abad ke-8.

“Situs Batu Kalde merupakan salah satu prasasti zaman Kerajaan Galuh Pangauban. Itu merupakan salah satu simbol kementerian pertanian pada zaman tersebut,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan, poci keramik kuno tersebut berwarna cokelat dengan motif warna kuning muda dan hijau. Terdapat gambar pada badan poci berupa bunga khas tiongkok yang dibuat secara 3 dimensi.

Dari sejumlah literatur, keramik ini diperkirakan dibuat pada zaman Dinasti Song yang berkuasa antara 960 sampai 1279, sebelum Tiongkok di invasi oleh bangsa Mongol.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top