Belum Ada Perubahan, Pagi Ini Kualitas Udara Jakarta Masih Tidak Sehat
Kamis, 31 Agustus 2023 - 10:10 WIB
loading...
Kualitas udara di Jakarta Kamis (31/8/2023) pagi masih menunjukkan dalam kategori tidak sehat. Foto/MPI/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta Kamis (31/8/2023) pagi masih menunjukkan dalam kategori tidak sehat. Adapun per pukul 08.41 WIB, kualitas udara Jakarta berada di peringkat pertama terburuk di dunia.
Dilansir dari laman pengukuran kualitas udara IQAir, indeks kualitas udara di DKI Jakarta tercatat di angka 180, berada di atas kota Dhaka, Bangladesh dengan indeks 172.
Adapun kosentrasi polutan tertinggi dalam udara di Jakarta hari ini PM 2.5 dengan nilai konsentrasi 110.8 mikogram per meter kubik. Sementara, konsentrasi tersebut sebesar 22.2 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.
Berdasarkan data di atas, artinya kualitas udara di Jakarta masih belum ada perubahan meskipun Pemprov DKI telah melakukan upaya-upaya seperti penyemprotan jalan dengan water cannon, uji emisi hingga kebijakan work from home (WFH) untuk sebagian aparatur sipil negara (ASN).
Baca: Menkes Budi: Kasus ISPA di Jakarta Meningkat di Tahun 2023
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyemprotkan jalan protokol Ibu Kota dengan air penyulingan dari Instalasi Penyulingan Air Limbah (IPAL). Penyemprotan jalan ini untuk menekan suhu panas dan kualitas udara yang memburuk.
Dilansir dari laman pengukuran kualitas udara IQAir, indeks kualitas udara di DKI Jakarta tercatat di angka 180, berada di atas kota Dhaka, Bangladesh dengan indeks 172.
Adapun kosentrasi polutan tertinggi dalam udara di Jakarta hari ini PM 2.5 dengan nilai konsentrasi 110.8 mikogram per meter kubik. Sementara, konsentrasi tersebut sebesar 22.2 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.
Berdasarkan data di atas, artinya kualitas udara di Jakarta masih belum ada perubahan meskipun Pemprov DKI telah melakukan upaya-upaya seperti penyemprotan jalan dengan water cannon, uji emisi hingga kebijakan work from home (WFH) untuk sebagian aparatur sipil negara (ASN).
Baca: Menkes Budi: Kasus ISPA di Jakarta Meningkat di Tahun 2023
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyemprotkan jalan protokol Ibu Kota dengan air penyulingan dari Instalasi Penyulingan Air Limbah (IPAL). Penyemprotan jalan ini untuk menekan suhu panas dan kualitas udara yang memburuk.
Lihat Juga :