GMKI: Permasalahan Polusi Udara di Jakarta Butuh Solusi Komprehensif

Selasa, 29 Agustus 2023 - 18:05 WIB
loading...
GMKI: Permasalahan Polusi...
Ketua Umum PP GMKI Jefri Edi Irawan Gultom menyebut permasalahan polusi udara di Jakarta butuh solusi yang komprehensif. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) turut menyoroti kondisi udaradi Jakarta yang belakangan memburuk. GMKI menilai permasalah polusi udara di Jakarta harus diselesaikan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak.

"Polusi udara Jakarta merupakan masalah yang kompleks dan membutuhkan solusi yang komprehensif,” ujar Ketua Umum PP GMKI Jefri Edi Irawan Gultom,Selasa (29/8/2023.

Baca Juga: Waspada! Polusi Udara Jakarta di Malam Hari Jauh Lebih Buruk

Jefri mengungkapkan, berdasarkan pengamatan berbagai pihak dan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), terdapat lima sumber utama polusi udara di Jakarta, yakni transportasi, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Uap air, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta el nino.

Jefri menyoroti bahwa dari sumber-sumber tersebut, transportasi dan PLTU dianggap sebagai penyumbang terbesar polusi udara di Jakarta. Kendaraan bermotor, menurut data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta, berkontribusi sebesar 96,36% emisi CO, 57,99 persen emisi PM10, dan 11,58 persen emisi SO2. "Transportasi dan PLTU merupakan dua sumber utama polusi udara di Jakarta,” katanya.

Baca Juga: Terungkap! Ini Sumber Utama Polusi Udara di Jabodetabek

Untuk itu, GMKI mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara, khususnya di sektor transportasi. Beberapa kebijakan yang direkomendasikan meliputi pengembangan transportasi umum yang nyaman dan terjangkau, peningkatan pengawasan terhadap emisi kendaraan bermotor, serta promosi penggunaan kendaraan listrik.

Untuk mengatasi masalah polusi udara PLTU, Jefri mengusulkan agar pemerintah segera mengganti bahan bakar PLTU dari batu bara menjadi energi terbarukan. “Pemerintah harus segera melakukan transisi energi dari batu bara ke energi terbarukan, seperti solar, angin, dan air,” ungkap Jefri.

Alumni Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia itu juga mendorong ASN untuk mengikuti instruksi Mendagri agar ASN Jabodetabek WFO naik transportasi umum. "Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi polusi udara dari sektor transportasi,” tandasnya.

Menurut Jefri, upaya rehabilitasi lahan dan hutan serta pengendalian karhutla juga diusulkan sebagai langkah untuk mengurangi polusi udara di Jakarta. Selain itu, Jefri juga menyoroti dampak polusi udara terhadap kesehatan masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, jumlah pasien ISPA di Jakarta meningkat tajam dalam beberapa minggu terakhir. Pada minggu pertama Agustus 2023, jumlah pasien ISPA mencapai 10.000 orang. Jumlah ini meningkat hingga 20 persen di minggu kedua Agustus, dan meningkat hingga 30 persen di minggu ketiga Agustus.

“Peningkatan jumlah pasien ISPA ini merupakan dampak dari polusi udara yang semakin memburuk di Jakarta,” imbuh Jefri.

Jefri menegaskan, PP GMKI akan terus mendorong pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi masalah polusi udara Jakarta. "Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kualitas udara di Jakarta agar tetap sehat dan aman bagi masyarakat,” tutup Jefri.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BSKDN Tekankan Pengendalian...
BSKDN Tekankan Pengendalian Pencemaran Udara Berbasis Data dan Kolaborasi Daerah
GAMKI: Kedudukan Polri...
GAMKI: Kedudukan Polri di Bawah Presiden Bagian dari Desain Sistem Ketatanegaraan
Kemenhub Gandeng Kemlu...
Kemenhub Gandeng Kemlu dan Tripatra Tekan Pencemaran Udara
Rekomendasi
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved