Sejarah Gedung Joang 45, Saksi Perjuangan Kemerdekaan Indonesia
Selasa, 29 Agustus 2023 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga Sejarah Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Tempat Deklarasi 4 Partai Dukung Prabowo Sebagai Capres
Pada 8 Maret 1942, Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak saat itulah kebahagiaan keluarga Schomper berakhir, terlebih saat Jepang mulai menyita aset-aset warga Belanda.
Keluarga Schomper juga dibawa Jepang ke Kamp Interniran bersama keluarga Belanda lainnya. Bangunan yang awalnya digunakan sebagai hotel tersebut saat itu berada di bawah kekuasaan Jepang.
Kemudian Jepang menyulap bangunan bekas hotel ini menjadi asrama pemuda Indonesia yang diberi nama Asrama Angkatan baru Indonesia. Sejak 1942, AM Hanafi dan kawan-kawan diizinkan Jepang untuk menggunakan bangunan ini sebagai asrama.
Asrama Angkatan Baru Indonesia dipimpin oleh Sukarni, dan Chaerul Saleh sebagai wakilnya sedangkan AM Hanafi sebagai Sekretaris Umum.
Tak hanya sebagai asrama, Jepang juga menjadikan bangunan bekas Hotel Schomper ini sebagai tempat pendidikan politik bagi pemuda Indonesia. Pendidikan politik ini bertujuan untuk mendukung kepentingan Asia Timur Raya.
Pada 8 Maret 1942, Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak saat itulah kebahagiaan keluarga Schomper berakhir, terlebih saat Jepang mulai menyita aset-aset warga Belanda.
Keluarga Schomper juga dibawa Jepang ke Kamp Interniran bersama keluarga Belanda lainnya. Bangunan yang awalnya digunakan sebagai hotel tersebut saat itu berada di bawah kekuasaan Jepang.
Kemudian Jepang menyulap bangunan bekas hotel ini menjadi asrama pemuda Indonesia yang diberi nama Asrama Angkatan baru Indonesia. Sejak 1942, AM Hanafi dan kawan-kawan diizinkan Jepang untuk menggunakan bangunan ini sebagai asrama.
Asrama Angkatan Baru Indonesia dipimpin oleh Sukarni, dan Chaerul Saleh sebagai wakilnya sedangkan AM Hanafi sebagai Sekretaris Umum.
Tak hanya sebagai asrama, Jepang juga menjadikan bangunan bekas Hotel Schomper ini sebagai tempat pendidikan politik bagi pemuda Indonesia. Pendidikan politik ini bertujuan untuk mendukung kepentingan Asia Timur Raya.
Lihat Juga :