Tewas Dianiaya Oknum TNI, Pemuda asal Aceh Pernah Diculik saat Baru di Jakarta

Senin, 28 Agustus 2023 - 17:54 WIB
loading...
Tewas Dianiaya Oknum...
Imam Masykur (25) pemuda asal Aceh yang tewas diculik dan dianiaya oknum anggota TNI, ternyata pernah diculik saat baru pertama menginjakkan kaki di Jakarta. Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Imam Masykur (25) pemuda asal Aceh yang tewas diculik dan dianiaya oknum anggota TNI , ternyata pernah diculik saat baru pertama menginjakkan kaki di Jakarta. Imam pernah menjadi korban penculikan saat bekerja sebagai penjual kosmetik dan obat-obatan.

"Dia pernah jadi korban penculikan, tapi sudah lama itu. Dia kan sudah 1,5 tahun di Jakarta, belum sampai 2 bulan sudah pernah diculik juga. Waktu dia kerja di toko orang," kata Said Sulaiman salah satu perwakilan keluarga saat dihubungi, Senin (28/8/2023).

Said menuturkan, saat kasus penculikan pertama, pelaku hanya meminta uang tebusan Rp15 juta. Sehingga saat itu keluarga langsung mengirimkan uang tebusan dan Imam pun dibebaskan.

"Iya waktu itu dibayar sekitar Rp15 juta Sama kalau saya lihat motifnya sama, orang itu dihajar dalam mobil baru minta tebusan," tuturnya.

Menurutnya, tindakan penculikan yang kedua inilah sampai akhirnya menewaskan Imam Masykur. Ada kemiripan dengan penculikan pertama yang mana menyasar Imam selaku penjual kosmetik atau obat di daerah tersebut dengan meminta tebusan.

"Memang (serasa) perampok ini sudah mengincar kosmetik semua, padahal kan ada toko lain. Orang itu targetnya toko kosmetik," ujarnya.

Sementara untuk modus penculikan yang kedua dilakukan dengan menangkap lalu memasukan ke mobil.

Baca: Ini Motif Oknum Paspampres Culik dan Bunuh Warga Aceh

"Pelaku mengaku polisi. Saksi-saksi sempat lihat pelaku pakai rompi bertuliskan polisi, badannya tegap-tegap. Karena pakai rompi polisi saksi-saksi jadi pasti mundur," katanya.

Keluarga menilai modus penculikan terhadap Imam hampir sama dengan penculikan pertama. "Kita nilai penculikan pertama dan kedua ini sama kalau lihat caranya. Karena orang itu dipukul dulu kemudian dihajar dalam mobil nah baru minta tebusan," ucap Said.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meminta agar tiga prajurit TNI yang terlibat dalam dugaan kasus penculikan dan penganiayaan pemuda asal Aceh, Imam Masykur (25) sampai meninggal dunia dihukum berat.

"Panglima TNI mengawal kasus ini agar pelaku dihukum berat maksimal hukuman mati. Minimal hukuman seumur hidup. Karena termasuk tindak pidana berat, melakukan perencanaan pembunuhan," kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Rekomendasi
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved