Jelang Lengser, Ridwan Kamil Singgung Para Pemimpin Tak Boleh Gegabah

Senin, 21 Agustus 2023 - 16:52 WIB
loading...
Jelang Lengser, Ridwan...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menjadi inspektur upacara dalam Peringatan Hari Kemenkumham 2023 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (21/8/2023). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkap 3 prinsip yang harus dipegang teguh seorang pemimpin. Ridwan Kamil mengatakan, prinsip pertama yang harus dijalankan adalah niat menjadi seorang pemimpin harus semata-mata ibadah. Tidak ada hal lain, terlebih untuk mencari pangkat atau jabatan.

"Yang diharapkannya hanya ridho dari Tuhannya," kata Kang Emil saat menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) 2023 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (21/8/2023).

Baca juga: Lempar Pantun ke Tri Adhianto Tjahyono, Ridwan Kamil Doakan Kemajuan Kota Bekasi

Selanjutnya atau yang kedua, kata Kang Emil, seorang pemimpin harus ingat dan paham bahwa jabatan yang diembannya hanya sementara. Diawali dengan pelantikan, maka di akhir nanti akan ada pemberhentian.

"Kesementaraan seorang pemimpin tidak boleh gegabah, harus fokus pada sumpah yang disampaikan kepada Tuhan yang maha kuasa," ucapnya.



Prinsip ketiga, menurut Kang Emil, pemimpin harus bisa memberikan manfaat kepada orang banyak. Sebab, baginya, manusia yang paling mulia bukan dilihat dari sebatas materi.

"Manusia yang paling mulia bukan manusia yang paling berkuasa, paling kaya, paling berilmu. Manusia yang paling mulia adalah manusia hidupnya penuh manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Lantik Tri Adhianto sebagai Wali Kota Bekasi, Ridwan Kamil Titip Kondusifitas Pemilu 2024

Orang nomor satu di Jabar ini kemudian memaparkan berbagai capaian yang ditorehkannya selama memimpin daerah paling padat penduduknya di Indonesia. Sejak 2018, ratusan penghargaan dan prestasi didapat oleh Pemprov Jabar.

Dari sudut pandang kebebasan pers, imbuh Kang Emil, indeksnya melonjak dari 2018 yang hanya peringkat 29. Saat ini indeksnya menjadi ranking 2 secara nasional. Lalu, indeks kondusivitas Jabar pun angkanya kini 87,5 persen.

"Angka itu menandakan di seluruh penjuru Jabar rakyat tenang, nyaman, tidak banyak kriminalitas," tutur Kang Emil.

Lima tahun ke belakang, ungkap Kang Emil, terdapat ribuan lahan kritis di Jabar. Oleh karenanya, Pemprov Jabar menggalakkan penanaman 50 juta pohon.

"83 juta pohon kami berhasil tanam, sehingga menghilangkan 80 ribu lahan kritis menjadi hijau, menambah oksigen, mengurangi karbon berkat kerja kolaborasi," bebernya.

Dikatakan Kang Emil, pada 2017,Sungai Citarum dikenal sebagai sungai terkotor di dunia. Akan tetapi, hari ini statusnya sudah berubah dari cemar berat menjadi ringan. Pencapaian itu didapat berkat kolaborasi TNI/Polri dan kejaksaan.

"Sebanyak 60 kasus kami bawa ke pengadilan dengan dukungan dari KUMHAM terkait pengajuan berkas hukumnya untuk menunjukan kami tegas terhadap pelanggaran hukum khususnya hukum lingkungan di Jabar," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Pramono Singgung Kelemahan...
Pramono Singgung Kelemahan Bangsa Ini: Egonya Terlalu Kegedean
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved