Modifikasi Cuaca Atasi Polusi Udara di Jabodetabek Mulai Awal Pekan Ini
Senin, 21 Agustus 2023 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
“Saat ini kami sebetulnya sudah beberapa waktu yang lalu kami sudah menyiapkan TMC tetapi belum bisa dilakukan karena menunggu awan yang cukup memadai untuk disemai menjadi hujan,” kata Dwikorita.
Dwikorita pun menjelaskan bahwa dampak dari kemarau kering yang menyebabkan buruknya kualitas udara khususnya di wilayah Jakarta.
“Salah satu dampak dari musim kemarau yang kering, di mana hujan, curah hujan bulanan rendah, bahkan tidak hujan sama sekali selama beberapa bulan itu dapat berdampak pada memburuknya kualitas udara akibat tidak terjadinya pencucian polutan oleh air hujan,” ucapnya.
“Dan karena kejadiannya itu beberapa hari, bahkan beberapa minggu di beberapa wilayah sampai beberapa bulan, polutan itu akan terakumulasi dan diperparah dengan, dari hasil observasi kami, angin saat ini itu kalem terutama di DKI,” ungkap Dwikorita.
“Jadi kami ada data hasil observasi kecepatan angin mayoritas angin di DKI itu kalem. Artinya apa seandainya disitu ada polutan itu sulit untuk bergerak. Jadi apa ya, ngendon (diam) lama di situ. Sudah enggak tercuci oleh hujan juga tidak tertiup oleh angin,” ucapnya.
Dwikorita pun menjelaskan bahwa dampak dari kemarau kering yang menyebabkan buruknya kualitas udara khususnya di wilayah Jakarta.
“Salah satu dampak dari musim kemarau yang kering, di mana hujan, curah hujan bulanan rendah, bahkan tidak hujan sama sekali selama beberapa bulan itu dapat berdampak pada memburuknya kualitas udara akibat tidak terjadinya pencucian polutan oleh air hujan,” ucapnya.
“Dan karena kejadiannya itu beberapa hari, bahkan beberapa minggu di beberapa wilayah sampai beberapa bulan, polutan itu akan terakumulasi dan diperparah dengan, dari hasil observasi kami, angin saat ini itu kalem terutama di DKI,” ungkap Dwikorita.
“Jadi kami ada data hasil observasi kecepatan angin mayoritas angin di DKI itu kalem. Artinya apa seandainya disitu ada polutan itu sulit untuk bergerak. Jadi apa ya, ngendon (diam) lama di situ. Sudah enggak tercuci oleh hujan juga tidak tertiup oleh angin,” ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :