Asal Usul Museum Nasional, Mengapa Disebut Museum Gajah?
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga Museum dan Galeri SBY-Ani Resmi Dibuka, Berisi Perjalanan Hidup Presiden ke-6 RI
Kesuksesan dan pengaruh perkumpulan ini mendorong orang-orang Belanda yang berada di Batavia untuk mendirikan organisasi serupa, yaitu Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BG) pada tanggal 24 April 1778.
Dari perkumpulan tersebut muncullah JCM Radermacher dan peran Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles dalam pengembangan dan pembangunan Museum Nasional. Sumbangan JCM Radermacher dalam bentuk rumah, koleksi benda budaya, dan buku sangat berarti karena menjadi fondasi dari berdirinya museum dan perpustakaan ini.
Kemudian, pada masa pemerintahan Inggris di Jawa, Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles mengambil peran penting sebagai Direktur perkumpulan tersebut. Pembangunan gedung baru untuk museum dan ruang pertemuan menjadi tonggak berikutnya dalam perkembangan museum itu.
Dilansir dari laman resmi Museum Nasional, Museum Nasional dijuluki sebagai Museum Gajah karena adanya patung gajah perunggu yang menjadi ciri khas di halaman depan museum. Patung ini adalah hadiah dari Raja Chulalongkorn (Rama V) dari Thailand.
Kunjungannya ke museum pada tahun 1871 meninggalkan tanda yang kuat dalam sejarah museum. Patung gajah ini menjadi ikon yang dikenal secara luas dan menjadi identifikasi visual bagi Museum Nasional.
Kesuksesan dan pengaruh perkumpulan ini mendorong orang-orang Belanda yang berada di Batavia untuk mendirikan organisasi serupa, yaitu Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BG) pada tanggal 24 April 1778.
Dari perkumpulan tersebut muncullah JCM Radermacher dan peran Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles dalam pengembangan dan pembangunan Museum Nasional. Sumbangan JCM Radermacher dalam bentuk rumah, koleksi benda budaya, dan buku sangat berarti karena menjadi fondasi dari berdirinya museum dan perpustakaan ini.
Kemudian, pada masa pemerintahan Inggris di Jawa, Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles mengambil peran penting sebagai Direktur perkumpulan tersebut. Pembangunan gedung baru untuk museum dan ruang pertemuan menjadi tonggak berikutnya dalam perkembangan museum itu.
Kenapa Dijuluki Museum Gajah?
Dilansir dari laman resmi Museum Nasional, Museum Nasional dijuluki sebagai Museum Gajah karena adanya patung gajah perunggu yang menjadi ciri khas di halaman depan museum. Patung ini adalah hadiah dari Raja Chulalongkorn (Rama V) dari Thailand.
Kunjungannya ke museum pada tahun 1871 meninggalkan tanda yang kuat dalam sejarah museum. Patung gajah ini menjadi ikon yang dikenal secara luas dan menjadi identifikasi visual bagi Museum Nasional.
Lihat Juga :