Banjir dan Tanah Longsor Terjang 3 Kecamatan di Bengkulu Utara
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 13:14 WIB
loading...
Banjir dan tanah longsor di Bengkulu Utara menerjang tiga kecamatan. Foto/Demon Fajri/MPI
A
A
A
BENGKULU - Banjir dan tanah longsor menerjang 3 kecamatan di Bengkulu Utara . Bencana alam itu dipicu curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, sejak Kamis (17/8/2023) malam hingga Jumat (18/8/2023).
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah menjelaskan bencana alam ini menerjang tiga kecamatan yang tersebar di dua desa dan 1 kelurahan.
"Seperti, di Desa Lubuk Mindai, Kecamatan Ketahun, Desa Karang Pulau, Kecamatan Putri Hijau, dan Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Arga Makmur," kata Khristian, Jumat (18/08/2023).
"Untuk di Desa Lubuk Mindai, Kecamatan Ketahun, terjadi tanah longsor menyebabkan pelapis tebing sepanjang 50 meter ambruk dan lapangan futsal tertutup material longsor," tambahnya.
Baca Juga: Banjir Melanda Kota Bengkulu, 905 Rumah Terdampak Parah
">Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah menjelaskan bencana alam ini menerjang tiga kecamatan yang tersebar di dua desa dan 1 kelurahan.
"Seperti, di Desa Lubuk Mindai, Kecamatan Ketahun, Desa Karang Pulau, Kecamatan Putri Hijau, dan Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Arga Makmur," kata Khristian, Jumat (18/08/2023).
"Untuk di Desa Lubuk Mindai, Kecamatan Ketahun, terjadi tanah longsor menyebabkan pelapis tebing sepanjang 50 meter ambruk dan lapangan futsal tertutup material longsor," tambahnya.
Baca Juga: Banjir Melanda Kota Bengkulu, 905 Rumah Terdampak Parah
Tidak hanya itu, di desa Lubuk Mindai juga dilanda banjir sehingga berakibat melumpuhkan akses jalan antar kecamatan Ketahun dan KPutri Hijau.
Kemudian banjir juga sempat menggenangi jalan lintas Sumatera dan 4 unit rumah terendam di Desa Karang Pulau.
"Di daerah ini juga menghanyutkan 1 unit perahu piber dan 1 unit mesin kapal merk yamaha 25 PK serta 16 pis jaring penangkap ikan," katanya.