Pertunjukan Seni Tradisi NJP Bhayangkara Ngajaga Lembur Sedot Ribuan Penonton

Senin, 14 Agustus 2023 - 13:01 WIB
loading...
Pertunjukan Seni Tradisi...
Coklat Kita Napak Jagat Pasundan (NJP) Bhayangkara Ngajaga Lembur sukses digelar di pelataran Gedung Sate, Kota Bandung pada Sabtu (12/8). (Foto: dok Arif Budianto)
A A A
BANDUNG - Event Coklat Kita "Napak Jagat Pasundan (NJP) Bhayangkara Ngajaga Lembur" sukses menyedot antusiasme penonton lewat hadirnya pertunjukan seni tradisional Jawa Barat di pelataran Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada Sabtu (12/8/2023).

Pertunjukan demi pertunjukan seni buhun dipersembahkan langsung oleh para pelaku seni dari kabupaten/kota di Jawa Barat. Melibatkan 23 sanggar atau paguron atau lingkung seni Jawa Barat. Mulai dari Jaipong Umbul-Satria Pinilih, Sakatalu, Amarta KPJ, Purwadaksi Edutainment, Calung Bentar, Pusaka Aria Kamuning 3, Wayang Landung-Grup Sangkala. Raja Dogar-Lingkung seni Pitaloka, Ronggeng Ketuk-Sanggar Asem Gede, Topeng Barong-Putra Jaya baya, Kacapi rajah tunggal- Padepokan seni jenggala manik, Bayang Pasir, hingga Eok dan Gondang-Ligar Munggaran.

Dalam acara tersebut turut pula menampilkan aksi silat Pasir Intan Puseur, Silat Pusaka Kalidasa, Tjakra Poetra Padjajaran, Singa Abrug Desa Tambakan, Sanggar Way Talatah, Sanggar Gegesae, Tari Topeng Genteng Sunda rancage, Agung Zaddam Kartun Project dan Sanggar Mayang Binangkit.

Coklat Kita NJP Bhayangkara Ngajaga Lembur juga menghadirkan tim rampak kendang Polda Jabar, Doel Sumbang, Sandrina (IMB), Ega Robot Ethnic Percussion, Iman Jimbot, dan Angklung Saung angklung Udjo. Doel Sumbang yang memeriahkan penghujung acara menjadi momen puncak acara yang dimulai pukul 15.30 samapi dengan 22.00 WIB tersebut.

Pertunjukan Seni Tradisi NJP Bhayangkara Ngajaga Lembur Sedot Ribuan Penonton


Pada perhelatan tersebut, juga dilakukan Deklarasi Pemilu Damai oleh perwakilan 16 partai politik. Perwakilan yang hadir yakni KPU Jabar, Bawaslu serta Forkopinda. Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga turut hadir pada kesempatan tersebut serta mengajak untuk bersama menjaga pesta demokrasi 2024.

Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Bariza Sulfi mengatakan bahwa acara Coklat Kita NJP Bhayangkara Ngajaga Lembur digelar dalam rangka menyambut HUT ke-78 RI dan persiapan Pemilu “Pemilu Damai menuju Indonesia Maju”. Di mana Polda Jabar berkolaborasi dengan Coklat Kita menghadirkan Pagelaran akbar seni dan budaya.

"Deklarasi Pemilu Damai ini kami kaitkan bagaimana kegiatan ini betul-betul dilihat oleh masyarakat banyak. Pemilu itu harus damai, supaya Jabar tetap kondusif, dan masyarakat tidak terganggu dengan adanya pesta demokrasi," ucapnya.

Ia juga menyampaikan, dengan hadirnya kegiatan ini masyarakat bisa menyaksikan komitmen para penyelenggara partai politik, menginginkan Pemilu damai supaya Jabar tetap kondusif. “Polda Jabar siap mengamankan pemilu damai dengan taglinenya Presisi,” tuturnya.

Pertunjukan Seni Tradisi NJP Bhayangkara Ngajaga Lembur Sedot Ribuan Penonton


Bentuk kolaborasi antara Polda Jabar dan Coklat Kita yang mengangkat tema seni tradisi ini bertujuan juga agar masyarakat dapat lebih mengenal seni daerah dan kebudayaan yang ada di Tanah Pasundan.

"Harapannya masyarakat mengenal budaya dan seni yang ada Jawa Barat. Mereka juga tahu bahwa mereka dibutuhkan bersama Bhayangkara untuk ngajaga lembur," ucapnya.

Hal ini relevan, melihat Indonesia memiliki kekayaan dan keberagaman kebudayaan yang diwariskan oleh nenek moyang. Begitu besar produk budaya kearifan lokal yang dimiliki seperti kesenian khas daerah, teknologi, kuliner dan lain sebagainya. Namun, perkembangan zaman dan pengaruh barat mulai sedikit demi sedikit mengikis nilai-nilai kearifan lokal budaya kita di generasi muda saat ini.

Begitu juga dengan Jawa Barat, banyak ragam seni dan budaya yang dimiliki. Namun, adanya keresahan-keresahan akan terkikisnya nilai budaya serta kearifan lokal terhadap generasi muda sangat terasa.

Menurut Dirpamobvit Polda Jabar sekaligus Ketua Pelaksana, Kombes Pol M Hidayat B menyampaikan bahwa acara Bhayangkara Ngajaga Lembur ini menjadi program yang melibatkan seluruh elemen. Salah satu elemen yang diambil adalah seniman dan budayawan di sanggar-sanggar seni yang ada di kota/kabupaten di Jawa Barat.

"Kami juga hadirkan para artis, untuk menarik masyarakat agar bisa hadir melihat budaya tradisi kita. Karena tidak semua orang mengetahui budaya-budaya yang ada di kabupaten/kota di tanah Pasundan ini, " ucapnya.

Acara tersebut juga hadir dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78. Dalam hal ini, Polri berkolaborasi dengan seniman turut tampil bersama para Polwan dan ibu-ibu Bhayangkari dalam kegiatan rampak kendang.

"Ini selaras dengan program Bapak Jokowi di mana Jawa Barat juga sudah melaksanakan pemecahan rekor angklung untuk seluruh dunia. Kita juga melaksanakan pesta yang menggunakan angklung yang memang lahir di tanah Sunda," lanjutnya.

Kegiatan ini juga turut memamerkan pakaian adat berupa kebaya dan iket udeng khas Sunda sebagai identitas lokal. Hal ini selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2022 tentang Strategi Kebudayaan pada tanggal 14 September 2022.

"Coklat Kita sangat luar biasa, sangat mensupport kami melakukan program digitalisasi untuk para seniman. Mereka juga dilatih untuk tampil dan eye catching agar terlihat cantik dengan pakaian dan riasan yang dikenakan. Kemudian diliput secara digital untuk di-share dan dikenalkan secara luas bahwa inilah budaya Garut, budaya Tasik, budaya Pangandaran, dan seterusnya," ungkapnya.

Ia pun bersyukur, Coklat Kita NJP Bhayangkara Ngajaga Lembur ini mendapat antusiasme yang cukup besar dari masyarakat. Bahkan, estimasi pengunjung yang hadir sepanjang acara diperkirakan mencapai 10.000 orang.

Diketahui, Napak Jagat Pasundan telah hadir sejak tahun 2013. Mencoba mengangkat dan memperkenalkan kembali kesenian kesenian tatar Pasundan. Kegiatan yang dipersembahkan oleh Coklat Kita ini memiliki tujuan agar generasi muda mengenal kembali seni dan budayanya dengan pagelaran seni dan budaya.
(dsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Keluarganya Diduga Jadi...
Keluarganya Diduga Jadi Target Santet, Driver Ojol Ini Syok saat Putrinya Tiba-Tiba Menghilang!
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Berita Terkini
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved