Ratusan Ribu Warga Jakarta Terkena ISPA Akibat Perubahan Iklim

Jum'at, 11 Agustus 2023 - 19:12 WIB
loading...
Ratusan Ribu Warga Jakarta...
Sejumlah pekerja saat melintas di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Selasa (15/11/2022). Ratusan ribu warga Jakarta terkena ISPA setiap bulan karena perubahan iklim. FOTO ILUSTRASI/MPI/ALDHI CHANDRA
A A A
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sejak Januari hingga Mei 2023, setiap bulan sedikitnya 100.000 warga terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit ini dipicu oleh perubahan iklim.

"Hanya 0,9% warga DKI Jakarta terkena batuk, pilek, ISPA/pneumonia, setiap bulannya rata-rata 100.000 kasus dari 11 juta penduduk," kata Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama dalam keterangan, Jumat (11/8/2023).

Ngabila menjabarkan selama Januari terdapat 102.609 kasus, selanjutnya Februari 10.4638 kasus, Maret 119.734 kasus, dan April 109.705. Kasus itu sempat turun pada Mei 99.130 dan kembali naik pada Juni 102.475 kasus.

Baca juga: Ngeri! Begini Penampakan Kabut Polusi Udara Kepung Langit Jakarta

"Kasus ISPA polanya akan sama dari tahun ke tahun, akan mulai meningkat pada September, lalu puncak di Oktober-November. Dan mulai kembali turun sesudah bulan Maret," katanya.

Terkait polusi udara tinggi yang saat ini tengah melanda Jakarta, Ngabila lebih mengkhawatirka penyakit lain yang justru lebih berbahaya. Sebab penyakit ISPA lebih disebabkan karena perubahan iklim.

"Dampak polusi udara biasanya lebih banyak ke penyakit kronis ataupun penyakit tidak menular seperti radang paru, PPOK, asma, dan penyakit sirkulasi darah seperti hipertensi dan jantung," katanya.

Dia mengimbau agar masyarakat selalu menggunakan masker ketika berada di area terbuka. Selanjutnya warga diminta untuk menjaga pola makan dan tetap menyempatkan diri untuk berolahraga.

Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Dokter Ingatkan Polusi Picu Kanker Paru-paru

"Oleh karena itu, untuk antisipasi sebaiknya kalau seandainya kita keluar dari ruangan tertutup menuju ruangan terbuka sebaiknya menggunakan masker. Dan selama musim pancaroba ini jaga imunitas kita tetap baik dengan makan yang cukup dan bergizi, juga berolahraga," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Rekomendasi
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Comeback Dramatis, Korea...
Comeback Dramatis, Korea Selatan Tekuk Republik Ceko 2-1
Berita Terkini
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Infografis
Ratusan Lumba-Lumba...
Ratusan Lumba-Lumba Mati Akibat Sungai Amazon Kering
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved