Anggota DPRD Kenneth Minta Pemprov DKI Mediasi Bali Towerindo dan Keluarga Sultan

Minggu, 06 Agustus 2023 - 19:35 WIB
loading...
Anggota DPRD Kenneth...
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menjenguk korban insiden kabel, Sultan Rifat, di RS Polri Kramatjati. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta meminta polemik insiden kabel menjuntai antara PT Bali Towerindo dan keluarga Sultan Rifat selaku korban, bisa segera diselesaikan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu memfasilitasi mediasi kedua belah pihak.

"Saya meminta kepada Pemprov DKI agar bisa lebih proaktif lagi dalam memfasilitasi pertemuan tersebut, karena ini menyangkut citra kita sebagai pemerintah di mata masyarakat," ujar Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth, dalam keterangannya, Minggu (6/8/2023).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu mengingatkan jangan sampai muncul kesan bahwa Pemerintah DKI acuh tak acuh dalam memberikan rasa keadilan kepada masyarakat. Untuk itu, Pemprov DKI melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta harus berani memanggil manajemen PT Bali Towerindo dan keluarga Sultan, untuk melakukan mediasi secara transparan.

"Supaya bisa segera ada penyelesaian dan mendapatkan hasil yang happy ending," kata Kent.

Kent juga meminta kepada sejumlah pihak yang tidak berkompeten agar tidak lagi mengomentari polemik antara Bali Towerindo dengan keluarga Sultan. Hal ini agar ke depannya tidak terjadi simpang siur yang ujung-ujungnya malah jadi fitnah.

"Untuk pihak-pihak yang tidak berkompeten saya berharap untuk tidak mengeluarkan statemen apa pun lagi, sebelum mengetahui akar permasalahannya dan melakukan tabayyun kepada kedua belah pihak secara adil. Dikhawatirkan jika tidak mengetahui pangkal masalahnya, akan jadi simpang siur dan muncul fitnah," katanya.

Baca Juga: Sekda DKI Ungkap Penyebab Kabel Jatuh hingga Menjerat Leher Sultan

"Saya juga meminta Pemprov DKI bisa menerapkan prinsip good governance supaya bisa mencapai suatu tujuan, dan keputusan adil yang bisa dipertanggungjawabkan secara bersama sebagai suatu konsensus antara Pemprov DKI, keluarga Sultan, dan Bali Towerindo selaku pihak swasta yang bertanggung jawab terkait masalah ini," sambungnya.

Kent berharap jangan lagi ada opini-opini liar yang tidak bisa di pertanggungjawabkan ke depannya yang malah membuat suasana semakin keruh. Dan harus disadari bahwa masyarakat luas sudah memonitor perkembangan kasus ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved