Tarif Puskesmas di Depok Naik 500% Tuai Polemik, M Idris: Sudah melalui Kajian Panjang
Kamis, 03 Agustus 2023 - 14:05 WIB
loading...
Wali Kota Depok Mohammad Idris membeberkan alasan kenaikan tarif layanan puskesmas hingga 500% dari Rp2.000 menjadi Rp10.000. Foto: MPI
A
A
A
DEPOK - Wali Kota Depok Mohammad Idris membeberkan alasan kenaikan tarif layanan puskesmas hingga 500% dari Rp2.000 menjadi Rp10.000. Kenaikan itu menuai polemik karena dinilai tidak wajar.
Namun, kata Idris, dari sisi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), kenaikan tarif layanan puskesmas itu sebenarnya tidak terlalu tinggi. Terlebih kebijakan ini tidak berlaku bagi pasien BPJS Kesehatan.
"Kalau dari sisi UMK, misalnya dari Rp2.000 ke Rp10.000, itu tidak terlalu tinggi," kata Idris di iNews Siang, Kamis (3/8/2023).
Baca Juga: Kenaikan Tarif Puskesmas di Depok Tuai Polemik, Dinkes: Peserta BPJS Tetap Gratis
Idris mengatakan, kenaikan tarif layanan puskesmas sudah melalui kajian. Sebab kenaikan tarif sangat dibutuhkan.
"Ini sudah melalui kajian yang panjang, maka kenaikan ini kami nilai sangat dibutuhkan," tandasnya.
Idris menjelaskan, aturan penyesuaian tarif ini dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan melihat tingkat kesejahteraan masyarakat Kota Depok, dimana sudah tiga terbesar di Jawa Barat.
Namun, kata Idris, dari sisi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), kenaikan tarif layanan puskesmas itu sebenarnya tidak terlalu tinggi. Terlebih kebijakan ini tidak berlaku bagi pasien BPJS Kesehatan.
"Kalau dari sisi UMK, misalnya dari Rp2.000 ke Rp10.000, itu tidak terlalu tinggi," kata Idris di iNews Siang, Kamis (3/8/2023).
Baca Juga: Kenaikan Tarif Puskesmas di Depok Tuai Polemik, Dinkes: Peserta BPJS Tetap Gratis
Idris mengatakan, kenaikan tarif layanan puskesmas sudah melalui kajian. Sebab kenaikan tarif sangat dibutuhkan.
"Ini sudah melalui kajian yang panjang, maka kenaikan ini kami nilai sangat dibutuhkan," tandasnya.
Idris menjelaskan, aturan penyesuaian tarif ini dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan melihat tingkat kesejahteraan masyarakat Kota Depok, dimana sudah tiga terbesar di Jawa Barat.
Lihat Juga :