Pria di Sampang Tewas Dibacok Gegara Dituduh Dukun Santet, Begini Kronologinya
Rabu, 02 Agustus 2023 - 12:30 WIB
loading...
Misnaji (53) warga Desa Planggaran Barat, Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura tewas dibacok tetangga lantaran dituduh mempunyai ilmu santet, Selasa (1/8/2023). Foto/Dok.MPI
A
A
A
SAMPANG - Misnaji (53) warga Desa Planggaran Barat, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang , Madura tewas dibacok tetangga lantaran dituduh mempunyai ilmu santet , Selasa (1/8/2023). Pelaku berinisial MH yang merupakan tetangga korban telah diamankan polisi.
Kepala Seksi Humas Polres Sampang, Ipda Sujianto mengungkap kronologi pembacokan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu korban tengah melayat ke rumah terduga pelaku yang ibunya meninggal.
"Sekitar jam 07.00 terduga pelaku MH sedang mengaji sambil menangis histeris di sebelah ibunya yang sudah meninggal, tidak lama kemudian korban Misnaji datang untuk melayat," kata Sujianto, Rabu (2/8/2023).
Lebih lanjut, Sujianto menjelaskan saat itu korban sempat duduk di Langgar berkumpul dengan warga lainnya, namun tidak lama kemudian pelaku dengan spontan mengambil celurit.
Baca Juga: Sampang Gempar! Dituduh Dukun Santet, Seorang Pria Tewas Dibacok Tetangga
">Kepala Seksi Humas Polres Sampang, Ipda Sujianto mengungkap kronologi pembacokan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu korban tengah melayat ke rumah terduga pelaku yang ibunya meninggal.
"Sekitar jam 07.00 terduga pelaku MH sedang mengaji sambil menangis histeris di sebelah ibunya yang sudah meninggal, tidak lama kemudian korban Misnaji datang untuk melayat," kata Sujianto, Rabu (2/8/2023).
Lebih lanjut, Sujianto menjelaskan saat itu korban sempat duduk di Langgar berkumpul dengan warga lainnya, namun tidak lama kemudian pelaku dengan spontan mengambil celurit.
Baca Juga: Sampang Gempar! Dituduh Dukun Santet, Seorang Pria Tewas Dibacok Tetangga
"Setelah selesai mengaji pelaku melihat korban dan menuduhnya bahwa korban telah menyantet ibunya, sehingga pelaku langsung mengambil celurit dan terjadilah pembacokan," terang Sujianto.