Kronologi Penipuan Online Jaringan Internasional yang Bikin Korbannya Rugi Rp878 Juta

Rabu, 26 Juli 2023 - 17:53 WIB
loading...
Kronologi Penipuan Online...
Polres Metro Jakarta Timur mengungkapkan kronologi kasus penipuan jaringan internasional bermodus kerja paruh waktu (part time) yang bikin korbannya rugi hingga Rp878 juta. Foto/Jonathan Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur mengungkapkan kronologi kasus penipuan jaringan internasional bermodus kerja paruh waktu (part time) yang bikin korbannya rugi hingga Rp878 juta. Tiga orang pelaku telah diamankan polisi.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Leonardus Harapantua Simarmata mengatakan ketiga pelaku adalah DPS (26), DPP (27), dan WSS (35). Para pelaku dibekuk di tiga lokasi berbeda.

“Para pelaku ini membuat rekening dan buku tabungan di Indonesia lalu membawanya ke pelaku yang berada di Kamboja,” kata Leonardus dalam konferensi pers, Rabu (26/7/2023).

Baca juga: Polisi Usut Dugaan Penipuan Aplikasi Jombingo yang Rugikan Puluhan Juta

Selanjutnya pelaku membuat sebuah akun Instagram dan memberikan link tautan yang mengarahkan ke sebuah grup WhastApp. Di grup itu pelaku kemudian diberi tugas paruh waktu dan dijanjikan keuntungan.

Alih-alih diberikan tugas, korban justru diminta melakukan transfer sejumlah uang. Pelaku kemudian berkedok akan memberikan keuntungan yang berkali lipat.

“Awalnya pelaku memberikan komisi pada setiap kali transfer. Setelah beberapa kali transfer korban tidak mendapatkan keuntungan,” ungkapnya.

Akibat peristiwa ini korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp878 juta. Belakangan korban bernama HA membuat laporan ke Polres Jakarta Timur.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Polisi juga menyertakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan terhadap tersangka.

Ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun. “Kami masih terus melakukan pengembangan terkait karena dimungkinkan dan diindikasikan masih ada tersangka-tersangka lain, termasuk WNI yang ada di luar negeri, dan kita masih pengembangan,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Dhimas Prasetyo, Rabu (26/7/2023).

Polisi juga mendalami kemungkinan adanya korban lain atas operasi penipuan ini. Pasalnya, dalam menjalankan penipuan ini, korban diarahkan ke sebuah grup WhatsApp.

Dalam penyelidikan polisi, terdapat 21 orang yang tergabung dalam grup WhatsApp tersebut. Polisi pun masih mengidentifikasi hal ini.

“Nah di situ kita masih mencoba menelaah apakah memang adanya korban-korban yang lain, karena dari satu group itu terdiri dari 21 orang,” ungkapnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Rekomendasi
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Penyebab 85 Juta Pekerjaan...
Penyebab 85 Juta Pekerjaan yang Terancam Musnah Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved