Cerita Tersangka TPPO yang Awalnya juga Menjual Ginjalnya ke Kamboja Rp120 Juta
Sabtu, 22 Juli 2023 - 19:16 WIB
loading...
Salah satu tersangka yang merupakan koordinator kasus TPPO, Hanim, membeberkan awal mula terjun ke bisnis penjualan ginjal ke Kamboja. Foto: MPI/Irfan Maaruf
A
A
A
JAKARTA - Salah satu tersangka yang merupakan koordinator kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) , Hanim, membeberkan awal mula terjun ke bisnis penjualan ginjal ke Kamboja. Ia mengaku merupakan mantan pendonor ginjal.
Proses transplantasi ginjal itu dilakukan di negara Kamboja pada Juli 2019 bersama dengan dua orang lainnya.
“Waktu itu berangkat tiga orang. Setiba di Kamboja, saya dijemput sama sopir Tuktuk,” ujar Hanim di Polda Metro Jaya, Sabtu (22/7/2023).
Baca Juga: 9 Tersangka Sindikat TPPO Penjualan Ginjal Mantan Pendonor
Setelah dijemput dan diantarkan ke tempat penginapan, Hanim lalu bertemu dengan seseorang yang dipanggilnya Miss Huang. Sosok tersebut yang mengurus dan mengatur proses transplantasi ginjal selama di Kamboja.
Sebelum diberangkatkan ke Kamboja, Hanim saat berada di Indonesia diperiksa kesehatannya secara menyeluruh atau medical check up.
Begitu juga ketika di Kamboja, Hanim kembali melakukan medical check up sebelum menjalani operasi transplantasi ginjal.
“Setelah dilakukan medical check up di sana, saya sama temen saya yang cewek lolos, yang satunya gagal,” kata Hanim.
Proses transplantasi ginjal itu dilakukan di negara Kamboja pada Juli 2019 bersama dengan dua orang lainnya.
“Waktu itu berangkat tiga orang. Setiba di Kamboja, saya dijemput sama sopir Tuktuk,” ujar Hanim di Polda Metro Jaya, Sabtu (22/7/2023).
Baca Juga: 9 Tersangka Sindikat TPPO Penjualan Ginjal Mantan Pendonor
Setelah dijemput dan diantarkan ke tempat penginapan, Hanim lalu bertemu dengan seseorang yang dipanggilnya Miss Huang. Sosok tersebut yang mengurus dan mengatur proses transplantasi ginjal selama di Kamboja.
Sebelum diberangkatkan ke Kamboja, Hanim saat berada di Indonesia diperiksa kesehatannya secara menyeluruh atau medical check up.
Begitu juga ketika di Kamboja, Hanim kembali melakukan medical check up sebelum menjalani operasi transplantasi ginjal.
“Setelah dilakukan medical check up di sana, saya sama temen saya yang cewek lolos, yang satunya gagal,” kata Hanim.
Lihat Juga :