Santri Ganjar Bantu Sekolah yang Terbakar di Serdang Bedagai
Sabtu, 22 Juli 2023 - 09:26 WIB
loading...
Relawan SDG Sumut membantu sekolah Al Washliyah Kabupaten Serdang Bedagai yang rusak akibat kebakaran, Jumat (21/7/2023). Mereka menyalurkan semen dan atap seng. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SERDANG BEGADAI - Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumut bergerak cepat membantu sekolah Al Washliyah Kabupaten Serdang Bedagai yang rusak akibat kebakaran. Mereka menyalurkan bahan bangunan berupa semen dan atap seng.
“Berangkat dari keprihatinan kami dari Santri Dukung Ganjar, kami memberikan sedikit bantuan berupa semen dan seng,” kata Korwil SDG Sumut Randi Hermawan di di Simpang Empat, Kampung Lalang, Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (21/7/2023).
Diketahui, gedung sekolah Al Washliyah hangus terbakar pada Sabtu (15/7/2023) malam. Kebakaran itu dipicu arus pendek listrik di salah satu ruang kelas. Api kemudian merembet ke kantor besar Aliyyah, kantor kepala sekolah SMP, ruang guru dan kantor kepala sekolah MTs, laboratorium IPA beserta komputer, dan 9 ruang kelas lainnya.
Tampak puing-puing bangunan sekolah yang sudah menghitam legam pasca kebakaran. Sebagian besar bangunan sekolah rusak dengan atap yang tidak tersisa lantaran dilahap si jago merah.
Akibat kerusakan itu, kegiatan belajar mengajar tidak bisa dilakukan secara normal. Para siswa juga kesulitan belajar karena kekurangan fasilitas.
“Dampak dari kebakaran, atap dari sekolah ini memang hancur dimakan api. Maka kita berikanlah bahan-bahan bangunan ini agar para siswa dapat merasakan fasilitas di sekolahnya,” tuturnya.
Randi berharap para siswa dan guru dapat beraktivitas normal seperti sediakala. Sebab Randi menekankan pentingnya sekolah sebagai sarana pendidikan generasi penerus bangsa Indonesia.
“Berangkat dari keprihatinan kami dari Santri Dukung Ganjar, kami memberikan sedikit bantuan berupa semen dan seng,” kata Korwil SDG Sumut Randi Hermawan di di Simpang Empat, Kampung Lalang, Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (21/7/2023).
Diketahui, gedung sekolah Al Washliyah hangus terbakar pada Sabtu (15/7/2023) malam. Kebakaran itu dipicu arus pendek listrik di salah satu ruang kelas. Api kemudian merembet ke kantor besar Aliyyah, kantor kepala sekolah SMP, ruang guru dan kantor kepala sekolah MTs, laboratorium IPA beserta komputer, dan 9 ruang kelas lainnya.
Tampak puing-puing bangunan sekolah yang sudah menghitam legam pasca kebakaran. Sebagian besar bangunan sekolah rusak dengan atap yang tidak tersisa lantaran dilahap si jago merah.
Akibat kerusakan itu, kegiatan belajar mengajar tidak bisa dilakukan secara normal. Para siswa juga kesulitan belajar karena kekurangan fasilitas.
“Dampak dari kebakaran, atap dari sekolah ini memang hancur dimakan api. Maka kita berikanlah bahan-bahan bangunan ini agar para siswa dapat merasakan fasilitas di sekolahnya,” tuturnya.
Randi berharap para siswa dan guru dapat beraktivitas normal seperti sediakala. Sebab Randi menekankan pentingnya sekolah sebagai sarana pendidikan generasi penerus bangsa Indonesia.
Lihat Juga :