Kasus Cluster Green Village Bekasi, Warga Resmi Laporkan Pengembang ke Polisi

Minggu, 16 Juli 2023 - 05:38 WIB
loading...
Kasus Cluster Green...
Warga Cluster Green Village, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara yang permukimannya dipagar tembok resmi melaporkan pengembang perumahan ke polisi. Foto/MPI
A A A
BEKASI - Warga Cluster Green Village , Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara yang permukimannya dipagar tembok resmi melaporkan pengembang perumahan ke polisi. Laporan resmi dilayangkan pada Sabtu (15/7/2023) kemarin.

Kuasa Hukum Warga Cluster Green Village Yanto Irianto mengatakan terlapor dalam hal ini merupakan PT Surya Mitratama Persada atas nama Junardi selaku pengembang Green Village. Junardi dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Baca juga: Kisruh Penembokan Akses Jalan di Cluster Green Village, Pemkot Bekasi Minta Pengembang Tanggung Jawab

"Kami datang ke Polres satu melaporkan tentang pengembang yang arogan yang jelas masyarakatnya atau RW yang dirugikan 10 rumah," ujar Yanto kepada wartawan, Sabtu (15/7/2023).

Sebagaimana diketahui 10 rumah warga yang terdampak ini sedianya mempunyai akses jalan seluas 4 meter yang dapat dilalui kendaraannya. Setelah pembangunan dinding, akses rumahnya hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Adapun pembangunan dinding ini dilakukan oleh pemilik lahan sah bernama Liem Sian Tjie berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Artinya, pengembang sebelumnya melakukan penyerobotan tanah dengan membangun perumahan di atas tanah milik Liem Sian Tjie.

"Warga beli tanah yang dipesan tidak sesuai dengan sertifikat kita bayar tanah contoh 72 meter ternyata di sertifikat cuma 60 meter itu tanah orang lain, belum fasos fasum itu kan dibayar oleh masyarakat oleh debitur ataupun pemilik lahan tapi nyatanya kan fasos juga enggak ada," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
KPK Panggil 4 Hakim...
KPK Panggil 4 Hakim terkait Kasus Suap Pengadilan Negeri Depok
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Rekomendasi
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved