Edan! ASN di Makassar Remas Payudara Pegawai Honorer, Berujung Laporan Polisi

Jum'at, 14 Juli 2023 - 19:13 WIB
loading...
Edan! ASN di Makassar...
Seorang ASN yang menjabat sebagai Kepala Tata Usaha di SMK Negeri di Kota Makassar, dilaporkan ke polisi karena meremas payudara seorang pegawai honorer saat berada di sekolah. Foto/iNews TV/Leo Muhammad Nur
A A A
MAKASSAR - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, harus berurusan dengan polisi usai dilaporkan oleh seorang pegawai honorer. ASN tersebut, dilaporkan ke polisi karena telah melakukan pelecehan seksual dengan meremas payudara dan pantat korban saat di sekolah.

Baca juga: Abidzar Al Ghifari Alami Pelecehan Seksual di Kafe, Begini Kronologi Kejadiannya

Ditemani rekan kerjanya, wanita pegawai honorer berinisial DA (25) yang merupakan bawahan dari terlapor, mendatangi Polrestabes Makassar untuk dimintai keterangan oleh penyidik polisi terkait pelecehan seksual yang dialaminya.



Terlapor pelecehan seksual tersebut, menjabat sebagai Kepala Tata Usaha di sebuah SMK Negeri di Kota Makassar, yang merupakan atasan korban. Peristiwa pelecehan seksual terjadi pada bulan Juni 2023 saat korban mengantarkan dokumen kepada terlapor di sebuah ruangan.

Baca juga: Viral! Kades Cantik di Subang Tak Gentar Lawan Preman

Dari laporan korban, saat korban datang untuk mengantarkan dokumen ke terlapor, tiba-tiba saja terlapor berusaha untuk mencium bibir korban. Namun korban melawan, dan menolak rayuan atasannya tersebut.

Menurut DA, selang lima hari dari peristiwa tersebut, dia hendak memberikan uang transportasi kegiatan dan dokumen kepada terpelapor, tiba-tiba terlapor langsung meremas bokong dan payudaranya. "Saya lapor ke suami, dan kemudian dilaporkan ke polisi," ungkapnya.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Dogiyai Papua Tengah, 1 Warga Tewas dan 3 Polisi Terluka

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando Sambolangi mengatakan, kasus dugaan pelecehan seksual ini masih dalam penyelidikan. "Penyidik polisi telah memeriksa korban dan saksi, serta mengambil keterangan terlapor," ungkapnya.

Dia menambahkan, laporan korban masuk pada 25 Juni 2023. Selain melakukan pemeriksaan, polisi juga berkordinasi dengan psikolog dan pekerja sosial Pemkot Makassar, guna menentukan tersangka dalam perkara pelecahan seksual di lingkungan sekolah tersebut.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Hasil Prancis vs Senegal:...
Hasil Prancis vs Senegal: Skor 3-1, Dendam 2002 Lunas
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved