Relawan Ganjar Sukseskan Pesta Panen dan Wayang Kulit di Gunungkidul
Rabu, 12 Juli 2023 - 12:42 WIB
loading...
GMC DIY ikut menyukseskan acara tahunan bertajuk Pesta Panen dan Pagelaran Wayang Kulit di Dusun Sawah, Desa Monggol, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (11/7/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Relawan Ganjar Milenial Center (GMC) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ikut menyukseskan acara tahunan warga Kabupaten Gunungkidul. Acara bertajuk Pesta Panen dan Pagelaran Wayang Kulit ini berlangsung di Dusun Sawah, Desa Monggol, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul.
"Kami ikut berpartisipasi dan mendukung kegiatan pesta tahunan yaitu adalah pesta panen dan melestarikan budaya," kata Bidang Eksternal GMC DIY Pidi, Selasa (11/7/23).
Pesta panen merupakan tradisi tahunan warga Gunungkidul sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki dari Allah SWT serta mempererat tali silaturahmi. "Untuk GMC sendiri kami ikut mendukung dalam bentuk konsumsi dan kebutuhan lainnya. Kami ikut membantu dalam kegiatan ini," jelasnya.
Warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani itu berbondong-bondong hadir untuk mengikuti acara tersebut. Begitu tiba, mereka disambut alunan instrumen alat musik tradisional dan vokal yang indah dari seni karawitan.
Dalam kenduri, warga pun membawa hasil bumi yang dikemas dengan tiga wadah meliputi pengaron (kuali), sarang berkat (daun kelapa), serta tenggok (bakul kecil) untuk menjadi santapan keluarga di rumah. Setiap wadah berisikan nasi uduk serta beraneka macam lauk seperti ayam atau tempe, tahu, dan lainnya.
"Kami ikut berpartisipasi dan mendukung kegiatan pesta tahunan yaitu adalah pesta panen dan melestarikan budaya," kata Bidang Eksternal GMC DIY Pidi, Selasa (11/7/23).
Pesta panen merupakan tradisi tahunan warga Gunungkidul sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki dari Allah SWT serta mempererat tali silaturahmi. "Untuk GMC sendiri kami ikut mendukung dalam bentuk konsumsi dan kebutuhan lainnya. Kami ikut membantu dalam kegiatan ini," jelasnya.
Warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani itu berbondong-bondong hadir untuk mengikuti acara tersebut. Begitu tiba, mereka disambut alunan instrumen alat musik tradisional dan vokal yang indah dari seni karawitan.
Dalam kenduri, warga pun membawa hasil bumi yang dikemas dengan tiga wadah meliputi pengaron (kuali), sarang berkat (daun kelapa), serta tenggok (bakul kecil) untuk menjadi santapan keluarga di rumah. Setiap wadah berisikan nasi uduk serta beraneka macam lauk seperti ayam atau tempe, tahu, dan lainnya.
Lihat Juga :