Tangis Keluarga Mendiang Brigadir Yosua Pecah di Pusara Pemakaman
Minggu, 09 Juli 2023 - 10:45 WIB
loading...
Tangis keluarga mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir Yosua) pecah saat memperingati setahun meninggal mantan ajudan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo tersebut. Foto/MPI/Azhari Sultan
A
A
A
MUAROJAMBI - Tangis keluarga mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir Yosua) pecah saat memperingati setahun meninggal mantan ajudan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo tersebut.
Air mata ibunda Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak tumpah tak terbendung di pusara pemakaman, Desa Suka Makmur, Sungaibahar, Muarojambi, Jambi.
Baca juga: Breaking News! Ferdy Sambo Divonis Mati
Bersama suaminya, Samuel Hutabarat beserta keluarga lainnya, mereka berdoa di depan pusara mendiang Yosua yang meninggal ditembak tepat satu tahun.
Namun, ibu kandung Yosua tidak kuat menahan diri. Dia terlihat menangis sedih dan memeluk serta mengusap pusaran anaknya yang terbuat dari batu marmer berwarna hitam tersebut.
Sedangkan keluarga lainnya, menaburkan bunga warna merah dan menyiramkan air di setiap sudut makam tersebut.
Ayah mendiang Yosua, Samuel Hutabarat mengaku kedatangannya bersama istri dan keluarga dekatnya untuk berdoa dan mengenang kepergian anaknya tepat satu tahun, yakni pada 8 Juli 2022 silam.
Baca juga: Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Keluarga Menangis
"Ini menunjukkan kasih sayang kami kepada Yosua yang sudah satu tahun penuh menghadap Tuhan," ujarnya, Minggu (9/7/2023).
Dirinya berharap, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi kehidupan ini.
"Kami juga berharap semua pihak bisa mendapatkan pelajaran dari kejadian ini sehingga tidak terulang kembali kesalahan tersebut," pungkasnya.
Air mata ibunda Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak tumpah tak terbendung di pusara pemakaman, Desa Suka Makmur, Sungaibahar, Muarojambi, Jambi.
Baca juga: Breaking News! Ferdy Sambo Divonis Mati
Bersama suaminya, Samuel Hutabarat beserta keluarga lainnya, mereka berdoa di depan pusara mendiang Yosua yang meninggal ditembak tepat satu tahun.
Namun, ibu kandung Yosua tidak kuat menahan diri. Dia terlihat menangis sedih dan memeluk serta mengusap pusaran anaknya yang terbuat dari batu marmer berwarna hitam tersebut.
Sedangkan keluarga lainnya, menaburkan bunga warna merah dan menyiramkan air di setiap sudut makam tersebut.
Ayah mendiang Yosua, Samuel Hutabarat mengaku kedatangannya bersama istri dan keluarga dekatnya untuk berdoa dan mengenang kepergian anaknya tepat satu tahun, yakni pada 8 Juli 2022 silam.
Baca juga: Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Keluarga Menangis
"Ini menunjukkan kasih sayang kami kepada Yosua yang sudah satu tahun penuh menghadap Tuhan," ujarnya, Minggu (9/7/2023).
Dirinya berharap, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi kehidupan ini.
"Kami juga berharap semua pihak bisa mendapatkan pelajaran dari kejadian ini sehingga tidak terulang kembali kesalahan tersebut," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :