Selain Belum Layak Standar FIFA, JIS Menyisakan Persoalan di Kampung Bayam

Sabtu, 08 Juli 2023 - 00:29 WIB
loading...
Selain Belum Layak Standar...
Polemik renovasi JIS terus mengemuka ke hadapan publik. Selain belum standar FIFA, JIS menyisakan persoalan bagi warga Kampung Bayam dan Kampung Bambu, Jakarta Utara. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polemik renovasi Jakarta International Stadium (JIS) terus mengemuka ke hadapan publik. Selain belum standar FIFA, JIS menyisakan persoalan bagi warga Kampung Bayam dan Kampung Bambu, Jakarta Utara.

“Pembangunan JIS menggusur rumah rakyat di Kampung Bayam dan Kampung Bambu. Sampai hari ini mereka masih mencari keadilan,” ujar Ketua Umum DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Arjuna Putra Aldino, Jumat (7/7/2023).

Nasib warga masih terkatung-katung untuk memperoleh tempat tinggal. Mereka dulu dijanjikan bakal direlokasi ke Kampung Susun Bayam oleh Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Mengenal FIFA Forward 3.0, Dana Bantuan Indonesia yang Dibekukan FIFA

Janji itu disampaikan sejak peresmian Kampung Susun Bayam oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Oktober 2022 lalu. Namun, hingga kini tak kunjung terealisasi.

Arjuna meminta stakeholder tidak hanya membahas kemegahan JIS dan kebutuhan membangun stadion sepak bola bertaraf internasional, namun juga memikirkan nasib rakyat yang digusur hanya demi kecantikan, keindahan, dan kemegahan JIS.

Mereka yang digusur juga warga negara yang berhak mendapatkan keadilan dan haknya, bukan hanya pecinta bola.

Warga Kampung Bayam dan Kampung Bambu telah melayangkan banding administratif kepada Pemprov DKI dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Kampung Susun Bayam sampai saat ini belum terbuka untuk warga yang rumahnya digusur.

“Jadi, mana janji relokasi? Bahkan, harga sewa Kampung Susun Bayam juga sangat mahal, tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi warga korban penggusuran yang hanya pekerja harian dan serabutan,” ungkap Arjuna

Maka itu, dia meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian atau ikut turun tangan menentukan nasib warga Kampung Bayam dan Kampung Bambu.

Presiden bisa memerintahkan Pemprov DKI agar warga Kampung Bayam dapat menghuni Kampung Susun Bayam dengan harga terjangkau. Hal ini sebagai bentuk pemulihan hak bagi warga Kampung Bayam yang mengalami penggusuran akibat proyek pembangunan JIS.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Berita Terkini
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved