Cluster Green Village Bekasi Ditembok Beton, Warga Duga Pengembang Lakukan Kejahatan Terorganisir

Kamis, 06 Juli 2023 - 16:57 WIB
loading...
Cluster Green Village...
Kisruh pemagaran aksen jalan dengan tembok beton di Cluster Green Village, Kota Bekasi masih terus berlanjut. Foto/MPI/Jonathan Simanjuntak
A A A
BEKASI - Kisruh pemagaran akses jalan Cluster Green Village, Kota Bekasi masih terus berlanjut. Warga menduga pengembang melakukan kejahatan terorganisir.

Penasihat hukum warga Cluster Green Village, Yanto Irianto mengungkapkan, kluster tersebut diduga dibangun dengan menyerobot tanah milik orang lain.

Meski menyorobot tanah milik orang lain namun nyatanya permukiman tersebut tetap terbangun. Alhasil, penghuni warga pun terkena imbasnya.

“Di sini ada BPN yang membuatnya, ada Dinas PUPR yang membuat izinnya, dan ada pihak bank yang memberikan pinjaman,” kata Yanto saat ditemui, Kamis (6/7/2023).

Bahkan ada satu rumah warga yang harus terbagi menjadi dua imbas sikap dari pengembang. Lagi-lagi belum ada tanggung jawab atau iktikad baik yang ditunjukkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Ini artinya tanah ini sudah jelas milik orang lain kok diserobot berarti ini yang nakal pengembang dan mafia tanah,” ujarnya.

“Artinya di sini ada kongkalikong, ada kejahatan teorganisir,” tegasnya.

Baca: Pemkot Bekasi Cek Perizinan Cluster Green Village Usai Dipagar Beton Pemilik Lahan

Oleh karenanya, Yanto menuturkan, pihaknya akan menempuh jalur hukum agar warga Cluster Green Village mendapat pertanggungjawaban.

“Saya tidak main-main dengan masalah hukum dan di sini tidak ada yang kebal hukum. Siapa pun pemberi izinnya, masuk Pasal 55, 56, siapa pun yang membantu kejahatan korporasi terorganisasi kejahatannya,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan akses jalan warga Cluster Green Village, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi dipagar beton. Beton itu menutup jalan utama warga.

Akibatnya, mobil penghuni terpaksa diparkir di taman. Penampakan tembok beton membentang sepanjang 40 meter hingga berdampak langsung terhadap 10 rumah warga. Mereka mendapat akses jalan yang hanya bisa dilalui pejalan kaki.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Puluhan Alat Berat Dikerahkan,...
Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan di Sumatera Dikebut
Rekomendasi
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Berita Terkini
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved