Ditinggal Bapak Tanpa Kejelasan, Gadis 10 Tahun di Bitung Banting Tulang Jualan Pisang Goreng
Senin, 03 Juli 2023 - 17:45 WIB
loading...
Felicia (10) penuh semangat membantu ibunya berjualan pisang goreng keju cokelat selama libur sekolah. Foto/iNews TV/Francine Darungo
A
A
A
BITUNG - Felicia (10) tetap tersenyum cantik dan ceria, di tengah rasa lelah saat berjualan pisang goreng keju cokelat keliling. Gadis yang baru duduk di bangku kelas lima sekolah dasar di Kota Bitung, Sulawesi Utara tersebut, membantu ibunya berjualan saat libur sekolah.
Baca juga: Pilih Fokus Jaga Anak Sakit, Nathalie Holscher Rela Tinggalkan Kerjaan
Gadis bertubuh mungil ini, harus membanting tulang berjualan saat libur sekolah demi mendapatkan uang tambahan. Sejak kecil dia hanya diasuh ibunya, setelah bapaknya pergi tanpa kejelasan.
Tanpa malu dan minder, Felicia berjualan keliling bersama ibunya. Dia juga harus merelakan masa libur sekolahnya tanpa tamasya, dan bermain dengan teman sebayanya. Kegiatan berjualan keliling ini, dilakukan setiap hari oleh Felicia bersama ibunya, Norce Kontey.
Baca juga: Miris! Gadis Belia di Parepare Jalankan Prostitusi Online, Jual 2 Anak-anak ke Pria Hidung Belang
Pada usai yang masih hijau, Felicia dipaksa untuk memahami kondisi ibunya yang menjadi orang tua tunggal, dengan situasi keuangan yang serba terbatas. "Setiap hari kami berjualan untuk mencari nafkah, demi bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Norce.
Kondisi serba terbatas, ternyata tidak membuat Felicia patah semangat. Dia mampu berprestasi secara akademik. Sehari-hari dia juga harus mampu mandiri, dalam memenuhi seluruh kebutuhannya karena ibunya sibuk dengan pekerjaan mencari nafkah.
Baca juga: Gempa Bantul pada Jumat Pahing Bersifat Merusak, Begini Penjelasan Mantri Lindu
Norce mengaku selalu bersemangat banting tulang untuk membesarkan Felicia. Sehari-hari, Norce hanya berjualan pisang goreng cokelat keju, untuk memenuhi kebutuhan sehar-hari bersam anak gadisnya tersebut.
Baca juga: Pilih Fokus Jaga Anak Sakit, Nathalie Holscher Rela Tinggalkan Kerjaan
Gadis bertubuh mungil ini, harus membanting tulang berjualan saat libur sekolah demi mendapatkan uang tambahan. Sejak kecil dia hanya diasuh ibunya, setelah bapaknya pergi tanpa kejelasan.
Tanpa malu dan minder, Felicia berjualan keliling bersama ibunya. Dia juga harus merelakan masa libur sekolahnya tanpa tamasya, dan bermain dengan teman sebayanya. Kegiatan berjualan keliling ini, dilakukan setiap hari oleh Felicia bersama ibunya, Norce Kontey.
Baca juga: Miris! Gadis Belia di Parepare Jalankan Prostitusi Online, Jual 2 Anak-anak ke Pria Hidung Belang
Pada usai yang masih hijau, Felicia dipaksa untuk memahami kondisi ibunya yang menjadi orang tua tunggal, dengan situasi keuangan yang serba terbatas. "Setiap hari kami berjualan untuk mencari nafkah, demi bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Norce.
Kondisi serba terbatas, ternyata tidak membuat Felicia patah semangat. Dia mampu berprestasi secara akademik. Sehari-hari dia juga harus mampu mandiri, dalam memenuhi seluruh kebutuhannya karena ibunya sibuk dengan pekerjaan mencari nafkah.
Baca juga: Gempa Bantul pada Jumat Pahing Bersifat Merusak, Begini Penjelasan Mantri Lindu
Norce mengaku selalu bersemangat banting tulang untuk membesarkan Felicia. Sehari-hari, Norce hanya berjualan pisang goreng cokelat keju, untuk memenuhi kebutuhan sehar-hari bersam anak gadisnya tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :