Heru Lepas 20 Truk Berisi Bahan Bakar Alternatif Hasil Olahan Sampah di TPST Bantargebang

Selasa, 27 Juni 2023 - 11:23 WIB
loading...
Heru Lepas 20 Truk Berisi...
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melepas 20 truk perdana yang berisi bahan bakar alternatif hasil pengolahan sampah atau RDF. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A A A
BEKASI - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melepas 20 truk perdana yang berisi bahan bakar alternatif hasil pengolahan sampah atau refuse derived fuel (RDF). Pelepasan dilakukan di Fasilitas Landfill Mining di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.

Dalam kegiatan itu Heru didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) DKI Jakarta. Setelah meninjau tempat pengolahan sampah tersebut, Heru langsung melepas 20 truk yang sudah berisi bahan bakar alternatif.

Baca juga: Kolaborasi dengan PLN, Pemprov DKI Ingin Olahan Sampah Jadi Energi Terbarukan

Sebanyak 20 truk bermuatan sekira empat hingga lima ton. Artinya dalam pelepasan perdana ini terdapa 80 ton bahan bakar hasil pengolahan sampah menuju dua offtaker yaitu PT. Solusi Bangun Indonesia (SBI) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa.

“Intinya yang terpenting adalah Pemerintah DKI Jakarta investasi ini untuk memproses sampah, kemudian PT Indocement dan PT SBI itu membelinya,” kata Heru di lokasi, Selasa (27/6/2023).

Heru menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta nantinya akan mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari hasil penjualan ini. Selanjutnya, uang itu akan digunakan kembali untuk melakukan investasi dan pemeliharaan lokasi RDF tersebut.



Pemprov DKI Jakarta, tambah Heru, juga akan terus memaksimalkan pengolahan sampah tersebut. Apalagi saat ini DKI Jakarta terus memproduksi sampah sebanyak 7.500 ton setiap harinya menuju Bantargebang.

“Tujuan akhirnya yang tercapai untuk mengurangi beban sampah yang ada di Bantargebang dan beban sampah yang ada di DKI Jakarta,” katanya.

Baca juga: Pertamina Fasilitasi Bank Sampah Produksi Energi Terbarukan

Sejauh ini, tempat pengolahan sampah tersebut baru bisa menghasilkan 700 ton RDF setiap harinya. Heru pun menegaskan pihaknya akan mengejar hingga 2.000 ton hasil RDF setiap hari untuk menyuplai kepada dua offtaker.

“Berarti masih ada 2.000 ton lagi yang harus diproduksi oleh konsep RDF ini,” tutupnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Rekomendasi
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV di Mojokerto Diserbu Peserta dari Berbagai Daerah
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Berita Terkini
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Infografis
RDF Plant Rorotan Mampu...
RDF Plant Rorotan Mampu Hasilkan Ratusan Ton Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved