Usai Jakarta-Bandung, Luhut Wacanakan Kereta Cepat Bandung-Surabaya
Kamis, 22 Juni 2023 - 16:43 WIB
loading...
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mewacanakan pembangunan kereta cepat Bandung-Surabaya, setelah Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) beroperasi. Foto: SINDOnews/Arif Budianto
A
A
A
BANDUNG - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mewacanakan pembangunan kereta cepat Bandung-Surabaya, setelah Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) beroperasi.
"Kami sudah minta, dan nanti akan kami laporkan ke Presiden, preliminary study untuk Bandung sampai ke Surabaya," kata Luhut saat uji coba KCJK Halim-Tegalluar-Halim, Kamis (22/6/2023).
Menurut Luhut, dengan pengalaman pembangunan KCJB, banyak transfer ilmu yang telah didapatkan para SDM yang terlibat di dalamnya. Dengan begitu, jika pembangunan kereta cepat Bandung ke Surabaya terealisasi, akan banyak penghematan anggaran.
Baca juga: Luhut Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Uji Kecepatan 350 Km per Jam
"Tadi juga Pak Liu setuju mengenai itu dan kemudian dengan hilirisasi akan banyak material yang tidak perlu kita impor lagi, akan kita gunakan dalam negeri. saya kira ini akan membuat terobosan-terobosan baru di Republik ini," tegas dia.
Dengan pembangunan infrastruktur yang masih dan berteknologi tinggi, Indonesia bisa mengikuti Tiongkok, karena mereka sudah jauh lebih maju. Tiongkok bisa share teknologi ke Indonesia.
"Kami sudah minta, dan nanti akan kami laporkan ke Presiden, preliminary study untuk Bandung sampai ke Surabaya," kata Luhut saat uji coba KCJK Halim-Tegalluar-Halim, Kamis (22/6/2023).
Menurut Luhut, dengan pengalaman pembangunan KCJB, banyak transfer ilmu yang telah didapatkan para SDM yang terlibat di dalamnya. Dengan begitu, jika pembangunan kereta cepat Bandung ke Surabaya terealisasi, akan banyak penghematan anggaran.
Baca juga: Luhut Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Uji Kecepatan 350 Km per Jam
"Tadi juga Pak Liu setuju mengenai itu dan kemudian dengan hilirisasi akan banyak material yang tidak perlu kita impor lagi, akan kita gunakan dalam negeri. saya kira ini akan membuat terobosan-terobosan baru di Republik ini," tegas dia.
Dengan pembangunan infrastruktur yang masih dan berteknologi tinggi, Indonesia bisa mengikuti Tiongkok, karena mereka sudah jauh lebih maju. Tiongkok bisa share teknologi ke Indonesia.
Lihat Juga :