Atasi Stunting di DIY, GKR Mangkubumi: Perlu Edukasi Ibu Hamil dan Menyusui

Rabu, 21 Juni 2023 - 23:47 WIB
loading...
Atasi Stunting di DIY,...
GKR Mangkubumi (tengah) mengajak semua pihak bersama-sama menciptakan masa depan generasi mendatang yang lebih baik dengan keluarga bebas dari stunting. Foto/Ist
A A A
YOGYAKARTA - Penanganan stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) perlu strategi dan kolaborasi lintas sektor dengan berbagai mitra. Pada 2024 ditargetkan program percepatan penurunan stunting mencapai 14 persen.

Hal itu mengemuka saat berlangsungnya Global Friendship for Prosperous Families: "Zero Stunting for the Nation di Jakarta. Kegiatan ini merupakan penggalangan dana sosial bagi bantuan program percepatan penurunan stunting di DIY.

Baca juga: Perang Melawan Stunting

Ketua Badan Pengurus Pusat, Andalan Kelompok Usaha (BPP AKU) Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), GKR Mangkubumi mengatakan bahwa stunting merupakan masalah serius di Indonesia. Pada 2022 sekitar 21,6% anak Indonesia di bawah usia lima tahun terkena stunting.

Putri sulung Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X itu menjelaskan, diperlukan berbagai inisiatif dan kolaborasi berbagai pihak untuk menurunkan angka stunting tersebut.

Salah satu inisiatif penting adalah memberikan edukasi dan dukungan kepada ibu hamil dan ibu menyusui untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan nutrisi dan perawatan yang tepat selama kehamilan dan masa menyusui.

"Juga mendorong praktik pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan anak, yang merupakan periode kritis untuk pertumbuhan dan perkembangan," ujar GKR Mangkubumi dikutip Rabu (21/6/2023).

Baca juga: Forum Nasional Stunting 2022, Wapres Targetkan Stunting Turun Jadi 14% pada 2024

Selain itu, inisiatif lainnya adalah penyebaran makanan yang kaya nutrisi kepada anak-anak di sekolah dan komunitas rentan. Dengan memberikan akses terhadap nutrisi yang lebih baik, maka diharapkan bisa meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mencegah terjadinya stunting.

Selain itu juga diperlukan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi, yang sangat penting untuk mencegah penyakit dan memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. GKR Mangkubumi mengajak semua pihak untuk bergabung dalam upaya ini.

“Dukungan dan kontribusi dari berbagai pihak sangat berarti bagi keluarga-keluarga di Yogyakarta dan di seluruh negara kita. Mari kita bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang dengan keluarga yang sejahtera, kuat, dan bebas dari stunting," tegas GKR Mangkubumi.

Senada dengan hal itu, Ketua Badan Pengurus Daerah Asosiasi Kelompok UPPKS (BPD AKU) DIY, GKR Bendoro mengatakan, melalui berbagai program yang dijalankan di antaranya seperti Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dan program UPPKA, pihaknya berkomitmen untuk mengurangi angka stunting di DIY.

"Kami percaya bahwa dengan kerjasama dan solidaritas dari semua pihak, kita dapat mencapai tujuan bersama ini. Mari kita bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang dengan keluarga yang sejahtera, kuat, dan bebas dari stunting,” ungkap GKR Bendara yang juga merupakan putri Sri Sultan HB X.

Kegiatan Global Friendship for Prosperous Families: Zero Stunting for the Nation ini mengundang para duta besar dari negara-negara sahabat, mitra kerja BUMN, serta mitra swasta untuk mendukung program percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Acara ini memamerkan produk UMKM unggulan DIY yang dimeriahkan juga dengan peragaaan busana, penampilan tari dan lelang topeng serta lelang lukisan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Diikuti 700 Pelari,...
Diikuti 700 Pelari, Nutrition Run 2026 Galang Donasi untuk Anak Stunting
Peringati Hari Gizi...
Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Hidup Anak Desa Parungmulya lewat Program Makanan Tambahan
Edukasi Kesehatan Baduta,...
Edukasi Kesehatan Baduta, FK Unair Dukung Surabaya Zero Stunting
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
Rekomendasi
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Perluas Lini Produk,...
Perluas Lini Produk, SOME BY MI Luncurkan Cica Anti Hair Loss Hair Serum
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved