Kisah Nelayan di Ujung Genteng yang Memotivasi Kelompoknya Optimalkan Potensi Laut

Selasa, 20 Juni 2023 - 22:46 WIB
loading...
Kisah Nelayan di Ujung...
Kang Karya, begitu namanya, seorang nelayan di Ujung Genteng, Sukambumi, Jawa Barat. Dia salah satu dari sekian banyak orang baik yang dipandang hormat karena wawasannya. Foto ist
A A A
SUKABUMI - Kang Karya, begitu namanya, seorang nelayan di Ujung Genteng, Sukambumi, Jawa Barat. Dia salah satu dari sekian banyak orang baik yang dipandang hormat karena wawasannya. Dia pula yang memiliki pengaruh positif bagi eksistensi Aruna di Ujung Genteng.



Kang Karya, sosok yang memecah kebuntuan Aruna. Melalui koneksi yang Aruna miliki, Aruna bertemu dengan Kang Karya, salah seorang nelayan yang memiliki komunitas nelayan di wilayah tersebut kala itu. Baca juga: Komunitas Nelayan Gelar Edukasi Budi Daya Rumput Laut di Jeneponto

“Saya juga ikut terlibat di komunitas nelayan di wilayah sini, terutama nelayan rajungan. Kemudian, pas dengar ada Aruna, saya pikir tidak ada salahnya juga kalau saya ajak teman-teman yang lain untuk bergabung. Toh, gratis juga,” beber Kang Karya mengisahkan awal dirinya bergabung dan mengajak teman-temannya ikut dengan Aruna.

Kang Karya mengakui bahwa profesi nelayan sebagai sesuatu yang menjanjikan. Menurut dia, menjadi nelayan bukan sekadar masalah pekerjaan yang diturunkan dari orang tuanya terdahulu.

Baginya, menjadi nelayan berarti mengelola potensi alam yang dimiliki negeri ini. Karena itu, dirinya terus mendorong generasi muda untuk bangga menjadi nelayan. Baca juga: Mesin Perahu Mati, Nelayan Minut Ditemukan Terdampar di Pulau Biaro

“Kalau bisa, sih, generasi muda sekarang juga harus ada kesadaran dan kemauan untuk menjadi nelayan. Di masa akan datang, pasti segala sesuatunya akan menjadi lebih sederhana," ungkapnya.

Lagi, katanya, menjadi nelayan saat ini dan masa mendatang akan mendapat kemudahan. "Sebab, teknologi untuk memudahkan pekerjaan nelayan pasti akan berkembang dengan lebih pesat lagi. Apalagi, kepiting rajungan sekarang juga banyak diminati oleh pasar mancanegara. Belum lagi kalau ada perusahaan perikanan tangkap seperti Aruna," tandasnya.

Kang Karya menilai, Aruna telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan para nelayan di Ujung Genteng. Bukan hanya sekadar program-program edukatif tentang perikanan berkelanjutan atau literasi finansial.

"Aruna juga membantu nelayan Aruna di seluruh Indonesia, termasuk Ujung Genteng, untuk memiliki perahu dan alat tangkap yang ramah lingkungan," akunya.

Tidak hanya itu, Aruna juga telah membantu para nelayan yang tergabung dengan Aruna untuk memperoleh kartu BPJS, sekaligus untuk mengelola tabungan pendapatan bagi para nelayan Aruna.

Kang Karya percaya bahwa dengan adanya perusahaan perikanan yang secara nyata peduli dengan kehidupan para nelayan dan komunitas pesisir seperti Aruna, generasi-generasi muda tentu juga akan terdorong untuk fokus pada upaya mengoptimalkan potensi alam Indonesia.

"Saya mendorong anak saya sendiri, juga anak-anak pesisir pada umumnya, untuk membantu orang tua kalian dalam memanfaatkan potensi laut negara kita. Tidak usah khawatir dan jangan berpikir bahwa menjadi nelayan itu tempatnya orang susah," kata Kang Karya memotivasi generasi muda di tempatnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Momen Prabowo Ikut Tarik...
Momen Prabowo Ikut Tarik Jaring Bersama Nelayan Tambak Saat Panen Raya Udang di Kebumen
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Berita Terkini
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved