BMKG Sebut DIY Rawan Bencana, Bantul Layaknya Agar-agar saat Terjadi Gempa

Rabu, 21 Juni 2023 - 15:20 WIB
loading...
BMKG Sebut DIY Rawan...
DIY masuk dalam wilayah rawan bencana gempa bumi. Karena salah satunya adalah keberadaan patahan sesar opak yang membujur dari Kretek Bantul hingga ke Nglanggeran Patuk Gunungkidul Foto SINDOnews
A A A
JOGJAKARTA - DIY masuk dalam wilayah rawan bencana gempa bumi . Karena salah satunya adalah keberadaan patahan sesar opak yang membujur dari Kretek Bantul hingga ke Nglanggeran Patuk Gunungkidul

Kepala Pusat Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami ( BMKG ), Daryono menuturkan sesar opak sekarang mereka sebut sebagai zona sesar opak sehingga tidak bisa disebut sebagai garis lurus karena sampai saat ini pihaknya kesulitan untuk mengidentifikasi garisnya.



"Tetapi patokannya adalah perbedaan yang mencolok tinggi topografi yang ada di Nglanggeran dengan bawahan di Bantul," ujar dia saat di Yogyakarta, Rabu (21/6/2023). Baca juga: Gempa M4,6 di Mojokerto Getarannya Terasa hingga Surabaya

Dengan demikian, sesar opak di Bantul bisa disebut Opak River Fall dengan panjang sekitar 35 kilometer dari Kretek sampai ke Prambanan. Jadi memang kalau ditanya di mananya itu adalah zona. Bahkan gempa bumi 2006 itu pusatnya di timur sungai opak sekitar 25 kilometer
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Gempa M5,2 Guncang Jember...
Gempa M5,2 Guncang Jember Terasa hingga Kuta, Ini Analisis BMKG
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Rekomendasi
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Netanyahu Kembali Marah,...
Netanyahu Kembali Marah, Saat PM Kanada Sebut Israel Bunuh Bayi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved