PAM Jaya Bangun Reservoir Air Senilai Rp4 Miliar untuk 633 Rumah di Duri Kosambi

Jum'at, 16 Juni 2023 - 07:22 WIB
loading...
PAM Jaya Bangun Reservoir...
PAM Jaya merampungkan pembangunan reservoir air di Jalan KH. Abdul Wahab RT 09/06, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Foto/MPI/Dimas Choirul
A A A
JAKARTA - PAM Jaya merampungkan pembangunan reservoir air di Jalan KH. Abdul Wahab RT 09/06, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat . Pembangunan itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 633 rumah.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, pembangunan reservoir air ini didasarkan pada evaluasi terkait gangguan air di wilayah Duri Kosambi selama beberapa bulan terakhir.

"Kurangnya tekanan air di dekat pusat distribusi dan permukiman yang jauh dari pusat distribusi membuat tekanan air melemah. Di saat yang sama, kebutuhan air warga juga naik," kata Arief kepada wartawan Kamis, 16 Juni 2023.

Menurut Arief, reservoir komunal itu fungsinya untuk menampung air pada saat air tidak digunakan. "Nah, kemudian tampungan air yang itu akan didorong oleh pompa ke rumah warga," ujarnya.

Dengan adanya reservoir tersebut, air yang disalurkan tidak bertahan di dalam pipa yang membebani pipa hingga rusak atau bolong, tetapi akan ditampung pada reservoir.

Adapun dana yang dinggarkan untuk pembangunan reservoir di Duri Kosambi ini sekitar Rp4-5 miliar.

Baca: BPBD Salurkan 65.000 Liter Air untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kabupaten Bogor

Saat ini, lanjut dia, suplai air di Duri Kosambi sudah mulai normal, karena reservoir ini berdampak bagi 633 rumah tangga atau setara 3.000 orang.

"Saat ini sudah ada 11 reservoir yang kita rencanakan dan sudah ada tiga yang kita resmikan. Duri Kosambi ini yang ketiga yang pertama itu kemarin ada di Marunda Kepu, kemudian di Rorotan," ujarnya.

Semantara itu, Kepala BPBUMD DKI Jakarta, Nasruddi Djoko Surjono menambahkan, reservoir yang ada juga membantu warga secara ekonomi. Harga air perpipaan yang lebih murah dibandingkan air jeriken membuat warga bisa menghemat pengeluaran.

"Air jeriken rata-rata dijual Rp5.000 per 20 liter. Untuk tarif air perpipaan untuk kategori rumah tangga sederhana berkisar Rp1.050 hingga Rp3.500 per 1.000 liter," tuturnya.



Dengan demikian, pengeluaran untuk kebutuhan air bisa dialihkan untuk peningkatan kualitas hidup seperti pendidikan, kesehatan dan lainnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Rekomendasi
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Billy Syahputra Kaget...
Billy Syahputra Kaget Adik Perempuannya yang Lamar Calon Suami
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved