Bakar Semangat Kader Perindo, Ronny Tanusaputra: Banyak Parpol Tinggalkan Ideologi Gara-gara Uang
Selasa, 13 Juni 2023 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Persipal U-12 Ikut Kejurnas FOSSBI, Ronny Tanusaputra: Junjung Tinggi Sportifitas
"Siapa yang bawa duit itu yang akhirnya menghasilkan kualitas-kualitas pemimpin yang dia tidak punya kualitas. Punya uang bisa jadi bupati, tidak punya kualitas tapi punya uang bisa jadi DPR. Di DPR duduk enggak ngomong, enggak bisa apa-apa yang pokok cari duit," tuturnya.
Oleh karena itu, Ronny menilai, jika sistem pemilu proporsional tertutup lebih baik dibandingkan terbuka.
"Sekarang kalau terbuka, dia keluar duit banyak contoh mau jadi anggota DPRD Jabar harus keluar duit minimal Rp3 miliar, kembalinya dari mana? Gajinya cukup gak? Ya korupsi. Ini yang saya bilang bahwa pemilu proporsional tertutup itu sebenarnya lebih baik daripada terbuka," terangnya.
Berbicara ideologi, kata Ronny, Partai Perindo yang dikenal sebagai Partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu memiliki ideologi yang jelas.
Hal itu pula lah yang mendorong dirinya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Perindo yang telah ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu.
"Kenapa saya mau masuk Perindo tidak di partai yang besar? Saya gak punya kepentingan apa-apa, saya gak mau jadi caleg, saya gak mau jadi kepala daerah, gak. Tetapi saya lihat ada harapan besar di Perindo ini. Perindo lebih fokus pada kita bica ekonomi, bicara UMKM, Indonesia sejahtera itu ada jalannya melalui UMKM," tuturnya.
"Siapa yang bawa duit itu yang akhirnya menghasilkan kualitas-kualitas pemimpin yang dia tidak punya kualitas. Punya uang bisa jadi bupati, tidak punya kualitas tapi punya uang bisa jadi DPR. Di DPR duduk enggak ngomong, enggak bisa apa-apa yang pokok cari duit," tuturnya.
Oleh karena itu, Ronny menilai, jika sistem pemilu proporsional tertutup lebih baik dibandingkan terbuka.
"Sekarang kalau terbuka, dia keluar duit banyak contoh mau jadi anggota DPRD Jabar harus keluar duit minimal Rp3 miliar, kembalinya dari mana? Gajinya cukup gak? Ya korupsi. Ini yang saya bilang bahwa pemilu proporsional tertutup itu sebenarnya lebih baik daripada terbuka," terangnya.
Berbicara ideologi, kata Ronny, Partai Perindo yang dikenal sebagai Partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu memiliki ideologi yang jelas.
Hal itu pula lah yang mendorong dirinya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Perindo yang telah ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu.
"Kenapa saya mau masuk Perindo tidak di partai yang besar? Saya gak punya kepentingan apa-apa, saya gak mau jadi caleg, saya gak mau jadi kepala daerah, gak. Tetapi saya lihat ada harapan besar di Perindo ini. Perindo lebih fokus pada kita bica ekonomi, bicara UMKM, Indonesia sejahtera itu ada jalannya melalui UMKM," tuturnya.
Lihat Juga :