Misi Dagang Jatim di Sumbar Catat Transaksi hingga Rp231,7 Miliar
Selasa, 13 Juni 2023 - 10:28 WIB
loading...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat misi dagang di Kota Padang
A
A
A
PADANG - Misi dagang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) di Sumatera Barat (Sumbar) berhasil membukukan transaksi Rp231,7 miliar.
Acara tersebut digelar di salah satu hotel di Padang dan dihadiri langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
Adapun komoditas tertinggi dalam transaksi tersebut antara lain, pakan ikan dan udang, komoditas cengkeh dan tangkai cengkeh, kerjasama peternakan sapi, kerjasama pembangunan perumahan, kerjasama pengembangan porang, benih pertanian, bahan bangunan, makanan ringan, pupuk, jagung, kentang, jahe gajah, sarang walet, ayam potong, dan tulang ikan.
Baca juga: Ikuti Misi Dagang di Sumbar, Bank Jatim Perluas Akses Pasar UMKM Binaan
Khofifah mengungkapkan, misi dagang dan investasi menjadi salah satu strategi efektif untuk penguatan koneksitas perdagangan antar daerah baik di dalam maupun luar negeri. Karena itu, sejak pihaknya memimpin Jatim, Sumbar merupakan provinsi ke 32 yang menjadi tujuan misi dagang dan investasi. "Alhamdulillah, komitmen transaksi ditutup dengan capaian 37 transaksi senilai Rp231,7 miliar," kata Khofifah, Senin (12/6/2023).
Khofifah menambahkan, selama menggelar misi dagang ke berbagai daerah di dalam maupun luar negeri, selalu ada peluang-peluang usaha yang baru. Ia berharap peluang-peluang usaha yang dibuka jalannya oleh Pemprov Jatim juga bisa bermanfaat untuk provinsi lain yang telah menjalin MoU dengan Jatim.
"Salah satunya saat kami misi dagang di Malaysia pada Desember tahun lalu, mereka membutuhkan kelapa banyak sekali. Nah, kalau dikirim dari Jatim, biayanya pasti akan besar. Jauh lebih hemat bila dikirim dari Sumbar," ujarnya.
Acara tersebut digelar di salah satu hotel di Padang dan dihadiri langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
Adapun komoditas tertinggi dalam transaksi tersebut antara lain, pakan ikan dan udang, komoditas cengkeh dan tangkai cengkeh, kerjasama peternakan sapi, kerjasama pembangunan perumahan, kerjasama pengembangan porang, benih pertanian, bahan bangunan, makanan ringan, pupuk, jagung, kentang, jahe gajah, sarang walet, ayam potong, dan tulang ikan.
Baca juga: Ikuti Misi Dagang di Sumbar, Bank Jatim Perluas Akses Pasar UMKM Binaan
Khofifah mengungkapkan, misi dagang dan investasi menjadi salah satu strategi efektif untuk penguatan koneksitas perdagangan antar daerah baik di dalam maupun luar negeri. Karena itu, sejak pihaknya memimpin Jatim, Sumbar merupakan provinsi ke 32 yang menjadi tujuan misi dagang dan investasi. "Alhamdulillah, komitmen transaksi ditutup dengan capaian 37 transaksi senilai Rp231,7 miliar," kata Khofifah, Senin (12/6/2023).
Khofifah menambahkan, selama menggelar misi dagang ke berbagai daerah di dalam maupun luar negeri, selalu ada peluang-peluang usaha yang baru. Ia berharap peluang-peluang usaha yang dibuka jalannya oleh Pemprov Jatim juga bisa bermanfaat untuk provinsi lain yang telah menjalin MoU dengan Jatim.
"Salah satunya saat kami misi dagang di Malaysia pada Desember tahun lalu, mereka membutuhkan kelapa banyak sekali. Nah, kalau dikirim dari Jatim, biayanya pasti akan besar. Jauh lebih hemat bila dikirim dari Sumbar," ujarnya.
Lihat Juga :