Cegah PMK, Sudin KPKP Jakbar Sudah Periksa 1.037 Hewan Kurban di 10 Penampungan
Senin, 12 Juni 2023 - 11:31 WIB
loading...
Jelang Iduladha, Sudin KPKP Jakarta Barat menggencarkan pemeriksaan hewan kurban. Hal ini untuk memastikan hewan kurban bebas dari penyakit mulut dan kuku. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Jelang Hari Raya Iduladha 1444 H, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat menggencarkan pemeriksaan hewan kurban. Hal ini untuk memastikan hewan kurban bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat Novi C Palitn mengatakan, data hingga 8 Juni 2023 pihaknya telah memeriksa hewan kurban di 10 penampungan. Total sudah ada sebanyak 1.037 hewan kurban yang diperiksa.
"Rinciannya, 925 ekor sapi, 2 ekor kerbau, 95 ekor kambing, dan 15 ekor domba," ujar Novi dalam keterangannya, Senin (12/6/2023).
Baca Juga: Iduladha Berpotensi Beda, Kemenag Minta Saling Menghormati
Novi menjelaskan, pemeriksaan hewan kurban tersebut mencakup jenis kelamin, umur, serta pemeriksaan fisik hewan, seperti mulut/gigi dan kuku. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku.
Sementara itu, Iwan (50), salah satu penjual hewan kurban cabang Kemanggisan, memastikan selalu memperhatikan kesehatan hewan kurban.
Misalnya, sapi yang didatangkan dari Bali sebelumnya telah menjalani proses pemeriksaan kesehatan di Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian RI di Bali.
Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat Novi C Palitn mengatakan, data hingga 8 Juni 2023 pihaknya telah memeriksa hewan kurban di 10 penampungan. Total sudah ada sebanyak 1.037 hewan kurban yang diperiksa.
"Rinciannya, 925 ekor sapi, 2 ekor kerbau, 95 ekor kambing, dan 15 ekor domba," ujar Novi dalam keterangannya, Senin (12/6/2023).
Baca Juga: Iduladha Berpotensi Beda, Kemenag Minta Saling Menghormati
Novi menjelaskan, pemeriksaan hewan kurban tersebut mencakup jenis kelamin, umur, serta pemeriksaan fisik hewan, seperti mulut/gigi dan kuku. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku.
Sementara itu, Iwan (50), salah satu penjual hewan kurban cabang Kemanggisan, memastikan selalu memperhatikan kesehatan hewan kurban.
Misalnya, sapi yang didatangkan dari Bali sebelumnya telah menjalani proses pemeriksaan kesehatan di Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian RI di Bali.
Lihat Juga :