Kronologi Pria Tewas Diduga Ditusuk Anggota TNI Ternyata Korban Pengamen Jalanan
Kamis, 08 Juni 2023 - 19:43 WIB
loading...
Pria berinisial D (23) yang tewas diduga ditusuk anggota TNI di trotoar Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2023) ternyata pengamen jalanan. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pria berinisial D (23) yang tewas diduga ditusuk anggota TNI di trotoar Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2023) ternyata pengamen jalanan.
"Iya, pokoknya (pengamen) yang keliling-keliling gitu," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin, Kamis (8/6/2023).
Dia menceritakan kronologi penusukan tersebut. Terduga pelaku bertemu korban di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Terduga pelaku meminta korban menghibur kelompoknya yang sedang asyik nongkrong. Korban pun menghibur dengan peralatan ngamen yang dibawanya.
Baca juga: Pria Tewas di Kramat Raya Diduga Ditusuk Anggota TNI
"Kan suka ada tuh yang jalan-jalan bawa sound system kecil, bawa salon pake mic kan bisa sambil nyanyi di situ dengerin musik," kata Komarudin.
Selesai menghibur, korban meminta bayaran kepada terduga pelaku. Namun, terduga pelaku saat itu tidak membawa uang cukup untuk membayar korban.
"Sekelompok orang ini nyanyi-nyanyi di sana kemudian sekitar jam 5 mereka diingatkan sudah adzan Subuh, jadi silakan selesai. Kemudian, ditagih uang sewa oleh korban," ujarnya.
"Iya, pokoknya (pengamen) yang keliling-keliling gitu," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin, Kamis (8/6/2023).
Dia menceritakan kronologi penusukan tersebut. Terduga pelaku bertemu korban di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Terduga pelaku meminta korban menghibur kelompoknya yang sedang asyik nongkrong. Korban pun menghibur dengan peralatan ngamen yang dibawanya.
Baca juga: Pria Tewas di Kramat Raya Diduga Ditusuk Anggota TNI
"Kan suka ada tuh yang jalan-jalan bawa sound system kecil, bawa salon pake mic kan bisa sambil nyanyi di situ dengerin musik," kata Komarudin.
Selesai menghibur, korban meminta bayaran kepada terduga pelaku. Namun, terduga pelaku saat itu tidak membawa uang cukup untuk membayar korban.
"Sekelompok orang ini nyanyi-nyanyi di sana kemudian sekitar jam 5 mereka diingatkan sudah adzan Subuh, jadi silakan selesai. Kemudian, ditagih uang sewa oleh korban," ujarnya.
Lihat Juga :