Gempa Sukabumi M5,1 Getarkan Cianjur dan Tasikmalaya
Selasa, 06 Juni 2023 - 15:11 WIB
loading...
Gempa tektonik berkekuatan 5,1 mengguncang Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (6/6/2023) pukul 14.23.04 WIB. Guncangan gempa terasa hingga Cianjur dan Tasikmalaya. Foto/BMKG
A
A
A
SUKABUMI - Gempa tektonik berkekuatan 5,1 mengguncang Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa (6/6/2023) pukul 14.23.04 WIB. Guncangan gempa terasa hingga Cianjur dan Tasikmalaya.
Hasil analisis ata Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan episenter gempa Sukabumi ini terletak pada koordinat 7,92° LS ; 107,03° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 111 km tenggara Kota Sukabumi pada kedalaman 48 km.
Baca juga: Gempa Sukabumi, BMKG: Waspada Gempa Susulan
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust)," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya, Selasa (6/6/2023).
Dia menjelaskan, gempa dangkal ini dirasakan di Sukabumi dengan skala intensitas III - IV MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Pelabuhan Ratu dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu )
Selanjutnya di Cianjur dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), hingga Garut dan Tasikmalaya dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Baca juga: Gempa Sukabumi Terasa Sampai Jakarta dan Bogor, Warga Panik!
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tandasnya.
Daryono menyatakan hingga pukul 14.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Hasil analisis ata Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan episenter gempa Sukabumi ini terletak pada koordinat 7,92° LS ; 107,03° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 111 km tenggara Kota Sukabumi pada kedalaman 48 km.
Baca juga: Gempa Sukabumi, BMKG: Waspada Gempa Susulan
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust)," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya, Selasa (6/6/2023).
Dia menjelaskan, gempa dangkal ini dirasakan di Sukabumi dengan skala intensitas III - IV MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Pelabuhan Ratu dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu )
Selanjutnya di Cianjur dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), hingga Garut dan Tasikmalaya dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Baca juga: Gempa Sukabumi Terasa Sampai Jakarta dan Bogor, Warga Panik!
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tandasnya.
Daryono menyatakan hingga pukul 14.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
(shf)
Lihat Juga :